Sempat Koma, TKW Asal Tegalsari Meninggal Dunia di Hongkong

0
823
Foto: timesindonesia

BANYUWANGI – Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) atas nama Sulikah (49) warga Dusun/Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, meninggal dunia di Hongkong, Selasa (2/4/2019) pukul 12.02 waktu setempat. Sulikah meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum North District Hospital, Sheung Shui.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dilansir dari timesindonesia, Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Banyuwangi, Agung Sebastian mengatakan, Sulikah meninggal dunia setelah sempat mengalami koma lantaran sakit infeksi kaki yang dideritanya.

“Almarhum meninggal dunia karena kakinya kejatuhan koper saat bekerja. Karena tidak cepat tertangani akhirnya mengalami infeksi dan harus dirawat di rumah sakit kurang lebih dua minggu,” kata Agung.

Sulikah, kata Agung, mulai bekerja di Hongkong sejak 27 Juni 2016 sebagai asisten rumah tangga. Rencananya, pemulangan jenazah istri dari Suraji tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

“Kami masih berusaha untuk berkomunikasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di sana mengenai pemulangan jenazah,” kata Agung.

“Saat ini masih mengumpulkan syarat-syaratnya, biasanya cepat tidak sampai dua minggu,” imbuhnya.

Kepala Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, Supriyadi membenarkan jika ada warganya yang berprofesi sebagai TKW meninggal dunia di Hongkong.

“Iya benar, Sulikah merupakan warga kami. Pihak keluarga sudah mengetahui kabar tersebut dan menerima keadaannya,” katanya.

Loading...

There were no listings found.

Kata kunci yang digunakan :