Sempat ‘Terjun Bebas’, Harga Buah Naga Kembali Melambung

0
355


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

TEGALDLIMO – Sempat terjun bebas, harga buah naga di pasaran kini mulai merangkak naik. Harga buah naga kini tembus Rp 7.500 per kilogram, padahal sebelumnya hanya Rp 2.000 per kilogram.

Naiknya harga buah naga tersebut, membuat para petani semringah. Karena dengan harga Rp 7.500 per kilogram tersebut, membuatnya bisa untung. Apalagi, harga itu diperkirakan akan naik lagi.

“Dimungkinkan harga akan terus naik hingga pertengahan April nanti,” ujar Iswahyudi, 42, salah satu petani buah naga di Desa/Kecamatan Tegaldlimo.

Iswahyudi menuturkan, harga buah naga merah di tingkat petani saat ini mulai naik. Jika sebelumnya hanya laku Rp 2.000 per kilogram, kini sudah bisa terjual dengan harga Rp 7.500 per kilogram. Sedangkan buah naga putih, yang sempat jatuh pada angka Rp 1.500 per kilogram, kini sudah naik menjadi Rp 6.500 per kilogramnya.

Loading...

“Alhamdullah, harganya kembali naik, jadi para petani tidak terus mengeluh,” katanya.

Harga buah naga yang naik ini, diduga karena mulai berkurangnya jumlah petani yang panen. Apalagi, permintaan pasar dari luar daerah seperti Malang, Sidoarjo, Madura, dan Bali juga sangat tinggi.

“Sebelumnya memang ada panen bersamaan, barangnya banyak, jadi harganya hancur,” cetusnya.

Dalam sehari, Iswahyudi mengaku bisa mengirim buah naga ke berbagai daerah hingga sepuluh ton. Namun, bersamaan musim hujan dan pasca panen besar, kini sulit mencari buah naga dari petani. “Saya sampai cari ke pelosok desa,” terangnya.

Pasang surutnya harga buah naga itu, sebut dia, karena petani di luar Banyuwangi juga banyak yang menanam buah naga. “Jika musim panen bersamaan, harganya bisa langsung anjlok,” jelasnya.

Pesatnya perkembangan ilmu teknologi pertanian, membuat ukuran buah naga kini jauh lebih besar dibanding dua tahun lalu. Pemborong atau pengepul, harus lebih selektif untuk menghindari buah naga yang banyak mengandung obat-obatan.

“Selera pasar itu ukuran yang tidak terlalu besar, dan rasa buahnya manis,” pungkasnya.

Loading...

Baca Juga :