Sering Gagal Bikin SIM? Coba Ikut Program Polresta Banyuwangi ini, Dijamin Lulus

  • Bagikan
Ilustrasi praktek ujian SIM. (pikiran-rakyat.com)

Satlantas Polresta Banyuwangi memiliki program gratis Latihan Ujian Praktek SIM (LUPIS). Ini merupakan program terobosan dari Satlantas Polresta Banyuwangi khusus untuk para pemohon SIM yang sering gagal.

Melalui pra tes ini, Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol Akhmad Fani Rakhim berharap bisa mempermudah pemohon untuk lolos ujian praktik mendapatkan SIM.

Menurutnya, bagi mereka yang baru pertama mengajukan permohonan SIM, kebanyakan gagal pada ujian praktik berkendara.

Kompol Fani menilai, bolak-balik mengulang ujian acap kali membuat pemohon SIM merasa jengkel. Kemudian memutuskan untuk berhenti, menyalahkan kepolisian seolah mempersulit proses pembuatan SIM.

Padahal, uji praktek yang dilakukan merupakan standar ujian di seluruh Indonesia.

“Di sini, pemohon SIM secara gamblang akan diberitahu apa saja yang membuat gagal. Serta, cara mengatasinya dengan mudah,” kata Kompol Fani, Senin (10/1/2022).

Selain latihan, masyarakat yang mengikuti program ini juga dibimbing langsung oleh penguji ujian praktek SIM.

Masyarakat juga mendapatkan tips safety riding, sehingga dapat memahami cara berkendara dengan baik dan meminimalisir kecelakaan lalulintas.

Coaching clinic ujian praktek SIM ini berlaku bagi semua orang yang akan memohon SIM. Baik yang belum pernah melakukan ujian, maupun yang sudah pernah gagal melakukan ujian praktek SIM.

“Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri, bisa mendaftar melalui website Satlantas Polresta Banyuwangi atau datang langsung ke lokasi Satpas,” ujarnya.

Untuk diketahui, materi ujian praktik SIM sebenarnya bisa dipelajari di dalam buku Peraturan Kapolri Nomor 9 tahun 2019.

Sedangkan materi teori dapat dipelajari di website Korlantas Polri. Kedua materi tersebut bisa didapatkan dan diakses secara online.

Ujian SIM terdiri dari dua tahap, tes tulis dan praktik. Kedua ujian tersebut saling berkaitan, untuk memastikan pemohon telah memahami peraturan lalu lintas dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor di berbagai situasi dan kondisi.

Sebagai informasi, jika pemohon SIM di Satpas Prototype Polresta Banyuwangi gagal pada salah satu dari dua tes tersebut, maka harus mengulang setelah masa tenggang, tujuh hari, 14 hari, dan 30 hari.

Sumber : https://www.sinergijatim.com/jatim/pr-2862344446/sering-gagal-bikin-sim-coba-ikut-program-polresta-banyuwangi-ini-dijamin-lulus

Baca :
Hilang Sejak Minggu, Nenek 73 Tahun Ditemukan Mengapung di Sungai
  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: