Siapkan Lontong Spesial Cap Go Meh

0
406


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Komunitas Tionghoa di Banyuwangi akan memperingati perayaan Cap Go Meh yang jatuh  pada hari Sabtu besok (11/2) di Klenteng Hoo Tong Bio. Peringatan yang jatuh tepat pada tanggal 15 Imlek ini, selain dirayakan dengan jamuan makan  bersama juga akan diisi dengan sembahyang bersama  di hadapan Dewa Cay Sen Yek (Dewa Uang).

Cap Go Meh dalam komunitas Tionghoa seringkali  di anggap mirip dengan hari ke-7 dalam hari raya Umat Islam, yaitu Idul Fitri. Bedanya saat Idul Fitri menyediakan kupat dan opor sebagai makanan yang disajikan, sedangkan orang Tionghoa akan menyediakan lontong Cap Go Meh dengan sayur rebung dan ayam bakar.

Nanti ada hiburan barongsai juga. Selain itu umat  yang di sini juga akan menyediakan makanan-makanan.  Sejak Sabtu pagi sudah disiapkan,” ujar Ketua Tempat  Ibadah Tri Dharma (TITD) Hoo Tong Bio, Susana Indriyani. Makanan yang disediakan untuk perayaan Cap Go  Meh di antaranya adalah ayam panggang rujak, sayur rebung, koya kedelai, telur cit dan sambal petai.

Menu  ini sekilas tampak lebih dekat dengan kuliner lokal Banyuwangi atau Indonesia daripada kuliner Tiongkok. Susan menjelaskan, pada perayaan Cap Go Meh pihak klenteng mempersilakan semua orang yang ingin ikut merayakan untuk datang. Karena itu menunya juga merupakan menu yang dekat dengan lidah  masyarakat.

“Kita sediakan ratusan lontong Cap Go Meh nanti. Silakan yang mau datang. Ini perayaan  pungkasan untuk Imlek.” ujar wanita bernama mandarin Oei Sioe San itu. Saat Jawa Pos Radar Banyuwangi mengunjungi Klenteng Hoo Tong Bio, pengurus tempat ibadah itu tampak sedang melakukan bersih-bersih.

Salah satunya di lokasi tempat Dewa Cay Sen Yek atau Dewa Uang yang akan disembahyangi  saat peringatan Cap Go Meh nanti. “Setelah makan lontong nanti ada acara sembahyang juga supaya rejeki lancar. Acara mulai pukul 19.00,” kata Ong Kok Swie, salah seorang warga Tionghoa. (radar)

Loading...

Kata kunci yang digunakan :

Baca Juga :