Kulonuwun sebelum Bekerja, Suyitno Mimpi Ditemui Dewa

0
1163

Slamet-Sugiyono-sedang-membuat-relief-naga-di-Klenteng-Hoo-Tong-Bio.-Relief-naga-berdiri-kokoh-di-atas-atap-kelenteng.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

SEJAK dibangun ulang akibat kebakaran tahun 2014 lalu, Klenteng Hoo Tong Bio di Kelurahan Karangrejo, Banyuwangi, terlihat makin gagah. Saat ini proses pembangunan sudah mencapai 90 persen. Empat pasang patung naga sudah berhadap-hadapan di atap bangunan  kelenteng tersebut.

Di sisi lain, burung hong atau biasa dikenal sebagai burung phoenix  oleh masyarakat umum dan patung macan putih berdiri kokoh. Di tiap tiang dan dinding nya ada relief-relief  dewa, shio, dan simbol umat Tri Dharma. “Pembangunannya sudah  90 persen. Yang paling lama sebenarnya  ya ukir-ukiran ini (relief),” ujar Ketua TITD Hoo Tong Bio, Oei  Sioe San.

Dia sangat puas dengan pembangunan ornamen-ornamen klenteng yang dikerjakan pematung asal Banyuwangi tersebut. Dengan bangga dia memuji hasil kerja tersebut karena bentuk patungnya sangat sesuai aslinya. “Bahkan, naganya itu seperti  hidup. Banyak yang bilang naganya  itu seperti nyata,” pujinya.

Beberapa waktu lalu pihaknya sempat kedatangan tamu dari Hongkong, China, dan Singapura. Sioe San bercerita, mereka memuji kesempurnaan patung,  tulisan, ornamen lain, dan bertanya apakah pihaknya mendatangkan tenaga pematung dari  luar negeri.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last