Stok Ternak Kurban Aman

0
313
Heru Santoso

BANYUWANGI – Setiap menjelang Idul Adha, permintaan atas ternak kurban selalu mengalami lonjakan. Fenomena serupa diprediksi akan terjadi pada Idul Adha tahun ini.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kali ini, Dinas Peternakan Banyuwangi menjamin stok ternak kurban untuk kebutuhan masyarakat Bumi Blambangan aman. Kepala Dinas Peternakan Banyuwangi, Heru Santoso mengatakan, saat ini populasi sapi di Banyuwangi mencapai sekitar 174 ribu ekor.

Populasi kambing pun tidak kalah besar, yakni sekitar 110 ribu ekor  Padahal, rata-rata pemotongan  sapi per bulan di seluruh Banyuwangi hanya seribu ekor dan pemotongan kambing ratarata 6.000 ekor per bulan. Heru mengungkapkan, Idul Adha tahun lalu, jumlah ternak kurban yang dipotong di seantero Banyuwangi mencapai 7.300 ekor.

Itu terdiri atas pemotongan sapi sebanyak 1.300 ekor dan pemotongan kambing sebanyak 6.000 ekor. “Tahun ini kita memprediksi penyembelihan sapi kurban mencapai 1.400 ekor, dan kambing sebanyak 7.000 ekor. Dengan demikian, stok hewan kurban di Banyuwangi cukup,” ujarnya.

Heru juga mengimbau agar se luruh panitia pemotongan hewan kurban berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan setempat. Hal itu dilakukan untuk memper mudah pemantauan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban. Pemantauan itu diperlukan untuk memastikan ke sehatan daging hewan kurban.

Dijelaskan, dokter hewan, paramedis, dan petugas teknis Disnak di lapangan akan me lakukan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban saat menjelang hingga sesudah pemotongan. “Pemeriksaan hewan kurban sebelum pemotongan kami lakukan pada tanggal 22 Ok tober sampai 25 Oktober.  Setelah seluruh hewan kurban di potong, yakni tanggal 26 Ok tober, kami akan melakukan pemeriksaan daging secara serentak,” pungkasnya. (radar)

Loading...