Stres, Hajar Manula dan Rusak Rumah

0
400
SUTOMO

SINGOJURUH – Diduga stres berat, Sutomo, 38, warga Dusun/Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh, tega menghajar Jariah, seorang tetangganya sendiri  yang sudah berusia 60 tahun.  Akibat kejadian itu, nenek tua renta tersebut mengalami memar pada mata sebelah kanan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Bukan hanya menganiaya, pelaku juga mengobrak-abrik perabot rumah Jariah. Kejadian tersebut mengundang perhatian para tetangga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Hanya saja, melihat pelaku yang sedang naik pitam, warga tak bisa berbuat banyak.

Beruntung aparat kepolisian  yang mendengar kejadian tersebut segera datang ke TKP dan langsung menangkap pelaku. “Meski meronta-ronta dan teriak-teriak pelaku kita bawa ke polsek,” kata Kapolsek Singojuruh, AKP Sugeng Ngudiaji, melalui Kanitreskrim Aiptu Abdullah Sajad. Begitu dijebloskan ke ruang tahanan Mapolsek Singojuruh, pelaku masih saja beteriak-teriak, bahkan
sempat melepas semua pakaiannya.

Loading...

“Memang sepertinya stres berat. Malam-malam juga teriak-teriak sampai polisi yang jaga terganggu. Belum tahu masalahnya apa kok teriak-teriak,” ungkap Sajad. Baru kemarin siang, pelaku mulai agak tenang dan bisa diajak bicara. Saat ditemui Radar Banyuwangi, Sutomo mengaku kalau dirinya jengkel dengan Jariah karena merasa dipandang sebelah mata.

“Orangnya kayak ngenyek gitu sama saya Mas, kadang kalau lihat saya berdiri di depan rumah dan Bu Jiah (Jariah) lewat, dia nggak menyapa sama saya, justru matanya melerok,”ungkap Sutomo. Mengenai kasus hukum Sutomo sendiri, Sajad belum bisa mengambil sikap. Sebab, kemungkinan besar pelaku memang mengalami sakit jiwa. “Kalau memang benar sakit jiwa, ya kita kirim ke Rumah Sakit Jiwa Malang atau ke Licin,” pungkasnya. (radar)

Lanjutkan Membaca : 1 | 2