Taklukkan Selat Bali Hanya 20 Menit

0
903
JOKiANDAL; Gunawan memainkan layar didampingi seorang pendayung dalam lomba perahu layar di Pantai Waruçioyong. Kelurahan Buiusan. Kalipuro. Rabu kemarin (16/11).
Gunawan memainkan layar didampingi seorang pendayung dalam lomba perahu layar di Pantai Warudoyong, Kelurahan Bulusan, Kalipuro, Rabu kemarin (16/11).

Selat Bali yang terkenal memiliki arus bawah sangat kuat tidak menciutkan nyali para joki perahu layar tradisional. Berbekal dayung serta layar yang berukuran 7×4 meter, mereka dengan mudahnya menaklukkan selat yang menghubungkan Jawa dan Bali tersebut.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

KRIDA HERBAYU, Kalipuro

DERASNYA arus Selat Bali menjadi tantangan tersendiri bagi para joki perahu layar tradisional. Mereka mampu bolak-balik menyrbrrangi Selat Bali hanya dalam kurun waktu 20 menit saja. Start dari Pantai Warudoyong, sampai Gilimanuk balik lagi ke lokasi start.

Kepiawaian para joki mengendalikan perahu layar tradisional tidak di dapatkan secara instan. Kebanyakan dari mereka merupakan nelayan yang setiap hari mencari ikan di Selat Bali dan sekitarnya.

Bakat mengendalikan perahu layar tradisional juga didapatkan secara turun-temurun.  Itu yang  dirasakan Gunawan, 19, warga Kelurahan Bulusan Utara, Kalipuro. Gunawan sejak kecil sudah ikut mengarungi ganasnya Selat Bali saat diajak sang ayah mencari ikan di laut.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last