TV Berbayar semakin Menggurita

0
391

tvBANYUWANGI – Perkembangan zaman memberikan pengaruh terhadap kualitas dan standar hidup manusia. Perkembangan teknologi yang semakin maju saat ini banyak membawa perubahan pada jenis keinginan manusia dalam memenuhi ragam kebutuhan hidup. Tidak terkecuali terhadap keberadaan hiburan di wilayah perkotaan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Tontonan dan kualitas program televisi juga menjadi bagian gaya hidup yang tidak bisa dipisahkan. Tayangan televisi berbayar atau TV kabel seolah sudahmenjadi bagian dari kebutuhan  hidup di Kota Gandrung saat ini. Kualitas dan ragam channel yang ditawarkan menjadi daya tarik tersendiri dari saluran televisi yang satu ini.

Siaran yang disediakan tidak terbatas pada siaran nasional Sebab, banyak saluran lain yang bisa diperoleh dengan memanfaatkan televisi kabel. Hanya saja, dibalik tawaran yang menggiurkan dari televisi kabel, beberapa orang juga mengkhawatirkan efek samping lain. Di antaranya terkait tayangan televisi kabel yang bebas sensor. Di tengah minimnya acara televisi yang bersifat mendidik, membuat sebagian besar orang khawatir. Tontonan kekerasan, pornografi , hingga gaya hidup mewah, menjadi nilai yang jarang tersaring dalam tontonan televisi kabel.

Loading...

Masalah belum usai, karena be berapa pengelola televisi kabel di Banyuwangi diduga banyak yang tidak memiliki izin ope rasional. Bahkan, di wilayah Kecamatan Banyuwangi yang diisi puluhan penyedia jasa televisi kabel diduga ada yang tidak mengantongi izin. “Pengurusan izin memang sulit dan banyak tahapnya. Mungkin itu penyebabnya,’’ ujar Hermanto, ketua DPRD Banyuwangi. Sebelum mengurus izin penyedia jasa layanan televisi kabel, operator harus berbenah secara personal.

Salah satu, harus memiliki badan usaha berbentuk perseroan terbatas alias PT. Setelah itu, pengurusan izin baru bisa dilaksanakan. Tahapnya bertingkat dan membutuhkan waktu lama. Tidak cukup sampai komisi penyiaran daerah tingkat Jawa Timur, melainkan harus berlanjut hingga ke tingkat nasional. Rumitnya prosedur inilah yang mungkin membuat beberapa operator enggan mengurus izin. Hal itu membuat aturan yang ada, seperti Undang-Undang Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002 sedikit terabaikan. Padahal, sejatinya penyedia jasa layanan televisi illegal bisa di jerat pasal. “Semestinya bisa ditindak,” ujar politisi asal PDIP tersebut.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2