UgaI-Ugalan di Jalan, Ditegur, Jotos Warga

  • Bagikan

BANYUWANGI- Sikap ringan tangan dan keras kepala dipertontonkan Nur Hudalah, 20, warga Dusun Selogiri, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Nasihat agar dia tidak ugal-ugalan dijalan raya justru membuatnya tampil kesetanan.

Kepalan tangannya mengarah deras ke wajah Khoirul Hidayanto, 23, warga Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri. Nur Hudalah terpaksa diamankan lantaran telah melakukan penganiayaan. “Dia sudah kita amankan,” ujar AKP Subandi, Kasubag Humas Polres Banyuwangi.

Aksi pemukulan itu bermula saat Nur Hadalah menunggang motor di sekitar Jalan Lingkar Ketapang. Ketika mengendarai kuda besi itu, Nur Hudalah terlihat ugal-ugalan. Suara yang  keluar dari knalpot motor membuat orang menutup telinga.

Sikap membahayakan Nur Hadalah itu akhirnya membuat korban menegurnya. Dia memperingatkan Nur Hadalah agar tidak ugal-ugalan. Sayang, sikap yang ditunjukkan Khairul itu disikapi lain oleh pelaku.  Dia turun dari motor lalu menghadiahi korban bogem mentah.

‘Awalnya mau diberi nasihat tapi pelaku tidak terima. Bagian mata kanan korban, rahang, kepala, dan pundak sampai memar, serta dahi benjut dihajar pelaku,” beberya.  Usai menjadi korban penganiayaan, Khoirul segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Kalipuro.

Saat akan ditangkap, pelaku sembunyi di rumah kerabatnya di Kelurahan Karangrejo, Banyuwangi. Setelah dicari, pelaku akhirnya ditemukan. Diduga, aksi ugal-ugalan pelaku sudah sering dilakukan. Kalau Nur Hadalah mengaku baru sekali menggeber motor di jalanan, itu hanya akal-akalan saja.

Sebab, pengaduan warga di sana sudah kerap kali terganggu oleh aksi kebut-kebutan yang dilakukan pelaku. (radar)

Baca :
Polisi Disebar Berantas Aksi Premanisme di Banyuwangi
  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: