Warga Miskin Tersisa 146 Ribu Jiwa

0
354


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Jumlah warga miskin di Banyuwangi masih tergolong tinggi. Dibandingkan dengan tahun 2010, warga miskin sudah mengalami penurunan cukup signifikan menjadi 146 jiwa pada tahun 2015. Kepala Bappeda, Suyanto Waspo Tondo, melalui Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Pemerintahan Sunarto, menyebutkan berdasar angka survei hasil  Badan Pusat Statistik (BPS) Banyuwangi, angka kemiskinan di Banyuwangi terus menurun.

“Tahun 2015 ini angka kemiskinan ada di 9,17 persen yang setara dengan 146 ribu jiwa atau mengalami penurunan sebesar 0,12 persen dari tahun 2014  dengan angka kemiskinan 9,29 dengan jumlah 147.700 jiwa,” jelasnya.  Sunarto mengatakan, pengentasan kemiskinan dilakukan secara  gotong royong.

Bupati Abdullah  Azwar Anas menekankan penyelesaian kemiskinan ini dilakukan secara gotong royong, semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bersinergi. “Contohnya  Dinas Olahraga dan Pemuda (Dispora) yang memberikan pelatihan-pelatihan bagi pemuda.

Kemudian  jika pemuda tersebut mengembangkan pelatihan menjadi sebuah usaha, maka pemuda tersebut akan didampingi dan dibina Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk pengembangan usahanya, kemudian urusan permodalan  akan dibantu oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro,” ujarnya.

Pelatihan- pelatihan ini tidak hanya diperuntukkan untuk warga miskin saja, namun lebih menyasar kepada generasi muda yang berpotensi masuk ke dalam golongan tenaga pengangguran terbuka (TPT).  Sisa angka kemiskinan 9,17 persen   itu merupakan angka kemis kinan yang terdapat di kelas paling dasar yang didominasi oleh janda tua,  laki-laki maupun perempuan lansia.

“Sehingga pemerintah Banyuwangi  selain fokus pada warga lansia yang  miskin, juga mengutamakan pemuda. Supaya pemuda tersebut dapat mandiri sehingga tidak menjadi tingkat pengangguran terbuka dan  berujung pada lansia miskin,” paparnya. (radar)

Loading...

Baca Juga :