Warung Lesehan Jual Pil Trex

0
837

BANYUWANGI – Perang terhadap peredaran narkoba terus digencarkan jajaran Resnarkorba Polres Banyuwangi. Setelah menggerebek jamu yang mengandung obat keras alias daftar G, polisi juga berhasil meringkus sejumlah pelaku penyalahgunaan narkoba lain.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dalam sepekan terakhir Polres Banyuwangi sedikitnya berhasil menggulung 18 pelaku penyalahgunaan narkoba dan obat daftar G. Pengungkapan itu menunjukkan bahwa Banyuwangi bukan lagi menjadi lintasan peredaran narkoba.

Lebih dari itu, kini Bumi Blambangan sudah menjadi market atau pasar narkoba. Mereka yang berhasil ditangkap berasal dari berbagai gender dan profesi. Seperti penangkapan seorang penjual Trihexyphenidyl di sebuah warung lesehan di Jalan Raya Rogojampi malam kemarin.

Eva Nurjanah, 33, harus berurusan dengan polisi lantaran kedapatan menjajakan 620 butir pil Trihexyphenidyl. Warga Dusun Cemoro, Desa Balak, Kecamatan Songgon, itu tidak berkutik saat polisi menangkapnya. Perempuan yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga itu kini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Banyuwangi.

Loading...

“Banyuwangi bukan lagi lintasan tapi sudah menjadi pasar bagi bandar narkoba,” ujar AKBP Tri Bisono Soemiharso bersama AKP Agung Setyo Budi, Kasatnarkoba Polres Banyuwangi. Selain mengamankan Eva Nurjanah, polisi jug berhasil meringkus tiga orang yang baru saja bertransaksi Trihexyphenidyl.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2