Wisma 88 Tutup, Tetangga Tetap Buka

0
1876
Ilustrasi

KALIPURO – Lahan milik PT KAI yang diduga disalahgunakan untuk bisnis prostitusi masih digunakan untuk menjalankan aktivitas seperti biasa. Setelah sebelumnya terungkap kasus dengan tersangka Putri Rahmawati alias Nia yang mempekerjakan anak di bawah umur, serta melakukan eksploitasi secara ekonomi atau seksual terhadap anak.

Dari hasil pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, Wisma Citra 88 masih diberi garis polisi hingga kemarin. Wisma tersebut juga tampak kosong. Nyaris tidak ada aktivitas di dalam rumah karaoke tersebut.

Namun, kondisi berbeda tampak di wisma lainnya yang ada di sekitarnya. Sejumlah wanita dengan pakaian minim terlihat duduk berjejer di depan warung sambil menunggu tamu pada saat malam hari.

Menurut salah satu mantan pemilik wisma karaoke di Warung Panjang, selama ini para pemilik warung menyewa rumah untuk dijadikan tempat hiburan malam. Mereka membayar harga sewa satu rumah di kawasan Warung Panjang dengan biaya Rp 17 juta sampai Rp 18 juta per tahun.

Padahal tanah yang mereka tempati sebenarnya adalah milik pemerintah. Lahan itu tidak di peruntukkan untuk bangunan permanen, apalagi tempat hiburan malam. “Saya dulu pernah menyewa salah satu wisma tahun 2010. Dulu harga sewanya masih Rp 14 juta,” ujar mantan penyewa warung yang enggan disebut namanya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
SD di Banyuwangi Dibobol Maling, Laptop hingga Kotak Amal Raib