Dikecam Seniman Banyuwangi, Keluarga Danang Sampaikan Permintaan Maaf

16
28

Danang-D'academy

BANYUWANGI – Protes yang dilayangkan para seniman dan musisi Banyuwangi beberapa waktu lalu akhirnya ditanggapi pihak keluarga Danang. Bertempat di rumah Danang di Kelurahan Pakis Kalirejo, ibunda Danang, Eva, didampingi anggota keluarga lain, Juliestyo Puji Rahayu, menyampaikan permohonan maaf atas tindakan Danang saat konser di Kecamatan Muncar tersebut.

Menurut Julies, ucapan Danang  saat itu tidak bermaksud meremehkan lagu Banyuwangi. “Manusia tidak ada yang sempurna.  Atas nama Danang, kami  meminta maaf atas seloroh Danang yang saat itu mungkin tidak berkenan bagi sejumlah pihak.  Tetapi, anak kami benar-benar tidak bermaksud meremehkan Banyuwangi,” katanya.

Ucapan yang dilontarkan Danang tersebut tidak lebih dari  guyonan menggunakan gaya  khas bahasa Oseng saat berinteraksi dengan para penonton. Menurutnya, itu menjadi pelajaran  bagi Danang agar ke depan lebih berhati-hati dalam bertutur  meski dalam konteks bercanda.

Pihak keluarga juga berharap masalah tersebut segera usai. Dalam waktu dekat, Julies berencana mempertemukan Danang dengan para senima senior Banyuwangi untuk melakukan  mediasi. “Kami ingin mempertemukan Danang dengan beliau untuk memberikan motivasi  agar anak kami bisa terus  berprestasi dan membawa nama   baik Banyuwangi,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, para seniman pencipta lagu Banyuwangi mengecam ucapan  Pradana Dieva alias Danang yang dianggap menghina lagu-lagu  Banyuwangi saat konser di Muncar  beberapa waktu lalu. Hal itu dibeberkan dalamperte muan para seniman dan  musisi Banyuwangi di rumah  seorang pencipta lagu, Mamang, di Pakis Kalirejo 20 April 2016  lalu.

Pertemuan sederhana tersebut  dihadiri seniman senior, seperti Yon’s DD, Mamang, Ayonk Laros,  Catur Arum, dan Condro Banyu. Dalam pertemuan tersebut, mereka mewakili seniman musik Banyuwangi, mengaku sangat  kecewa dengan ucapan Danang saat tampil di Muncar itu.

“Kami sangat kecewa. Sebab, kalimat yang diucapkan Danang tersebut  seolah meremehkan lagu-lagu Banyuwangi,” ujar Catur Arum. Hal itu diketahui pertama kali oleh kalangan pencipta lagu melalui video yang diunggah di Youtube yang berjudul “Konser  Danang di Muncar”.

Dalam video tersebut Danang melontarkan kalimat “Ketang lagu Banyuwangi iku C, A minor, D minor. Kabeh  podo. Kelendi tawes yoh, atau  dalam bahasa Indonesia artinya,  mengapa lagu Banyuwangi sama semua (nadanya) C, Am, dm.  Bagaimana sih,” ujarnya saat  itu. (radar)

Kata kunci yang digunakan :