Kapolda Ancam Tindak Tegas Ormas

0
82

Terutama yang Tidak Mengakui Pancasila

TEGALSARI–Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Machfud Arifin, mengadakan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Desa Karangdoro,  Kecamatan Tegalsari kemarin sore (4/4). Dalam kunjungan yang didampingi  Kapolres Banyuwangi, AKBP Agus  Yulianto dan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas itu, diterima langsung oleh pengasuh Pesantren Darussalam, KH. Achmad Hisyam Syafaat.

Loading...

Ketua PCNU Banyuwangi, KH. Masykur Aly juga ikut mendampingi. Saat berkunjung ke pesantren terbesar di Banyuwangi itu, Kapolda Irjen Pol. Machfud  Arifin dipertemukan dengan para santri di  masjid. “Para alumni Darussalam banyak yang mengabdi pada negara, juga ada yang  menjadi polisi,” cetus Kiai Hisyam Syafaat.

Sementara itu, Kapolda Irjen Pol. Machfud Arifin dihadapan para santri banyak memberikan motivasi, sekaligus komitmen kalau ada lulusan pesantren  yang berniat masuk polisi akan diberi  prioritas. “Lulusan pesantren asal syarat minimal terpenuhi bisa masuk,” katanya.

Dalam acara itu kapolda menegaskan semua ormas yang tidak mengakui keberadaan  Pancasila akan ditindak tegas, termasuk yang  berupaya mengganti bendera merah putih. “Ormas yang tidak mengakui Pancasila, tidak  layak ada di Indonesia, ” cetusnya.

Sikap tegas itu, terang dia, merupakan komitmen Polri dalam menjaga keamanan sekaligus menjaga stabilitas nasional.  “Kita tidak tawar menawar, kami ingin  masyarakat dan Indonesia aman saja,”  ungkapnya. (radar)

loading...

Kata kunci yang digunakan :