10 Aki Alat Pendeteksi Dicuri, Petugas Tak Bisa Pantau Gas Beracun

0
837
Pengunjung menyaksikan blue fire sebelum matahari terbit
Pengunjung menyaksikan blue fire sebelum matahari terbit

Aktivitas Gunung Ijen Dipantau secara Manual


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

LICIN – Peristiwa hilangnya sepuluh unit aki (accu) peralatan milik Pos Pengamat Gunung Api (PPGA) di Gunung Ijen, ternyata berdampak besar. Hingga kemarin (16/8), petugas tidak bisa memantau gas beracun yang muncul di Kawah Gunung ljen. Padahal, area kawah tersebut ramai dikunjungi wisatawan hampir setiap malam.

Karena itu, petugas PPGA Ijen dituntut bekerja lebih keras lagi dalam mengamati aktivitas vulkanik gunung tersebut. Petugas harus melakukan pendakian dan melihat langsung aktivitas gunung aktif itu.

Saat ini, pihak PPGA Ijen masih menunggu pengganti accu yang didatangkan dari pusat. Namun, belum bisa dipastikan kapan accu bantuan tersebut tiba di Banyuwangi. “Kami sudah melaporkan kepada pihak kepolisian, akan tetapi masih belum ada pemberitahuan lebih lanjut terkait pelaku pencurian accu tersebut,” ujar petugas PGA Ijen, Suparjan kepada wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin.

Dari pantauan langsung yang dilakukan petugas, Gunung Ijen dengan ketinggian 2.386 meter dari permukaan laut (mdpl) itu masih berstatus normal. Untuk visual gunung terlihat jelas, asap kawah bertekanan lemah berwarna putih dengan intensitas tipis. Tinggi asap mencapai 200 meter di atas puncak kawah.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last