350 Pemain Berebut 30 Kursi

0
232

Peserta Seleksi Persewangi Banyuwangi Membeludak

BANYUWANGI – Minat publik untuk menjadi skuad inti Persewangi Banyuwangi ternyata sangat besar. Itu terbukti dari jumlah  peserta seleksi pemain  yang dipusatkan di  Stadion Diponegoro, Banyuwangi, sore kemarin (21). Bagaimana  tidak, jumlah peserta yang  mengikuti proses penjaringan tersebut membeludak dan menembus angka ratusan orang.

Pelatih caretaker Persewangi Banyuwangi, Ribut Santoso menyebut, bahwa tercatat ada 350 pemain yang mengikuti seleksi terbuka tersebut. Jumlah peserta yang membeludak itu memang di luar dugaan. Sebab, bukan hanya pemain lokal, tapi banyak pemain dari luar daerah yang  mengikuti seleksi untuk proyeksi Liga Nusantara atau Liga 3 pada musim ini.

‘’Karena jumlah  yang ikut seleksi banyak sekali, maka seleksi kita lakukan secara berkala,’’ kata Ribut Santoso.  Para pemain sangat antusias dalam mengikuti  seleksi tersebut. Meski kondisi lapangan diguyur hujan, tapi tidak lantas jadwal seleksi ditunda.  ‘’Dalam kondisi apa pun, tetap jalan,’’ kata  legenda Persewangi Banyuwangi itu.

Dalam seleksi itu, Ribut Santoso didampingi  beberapa pelatih untuk didapuk menjadi tim seleksi. Mereka adalah Syaiful Amri, Rebi Cahyadi, Febrian Sofyandi, dan Nur Cahyo. ‘’Pemain yang lolos seleksi berarti sudah masuk dalam  pengamatan kami. Yang masuk itu mesti kualitasnya beda dengan  yang lain,’’ bebernya.

Dari jumlah ratusan pemain yang mengikuti seleksi, jelas Ribut, sementara yang masuk rangkuman sejumlah 60 pemain. Jumlah pemain itu akan kembali mengerucut dalam seleksi berikutnya. ‘’Besok pagi (hari ini, red), seleksi tahap kedua kita  gelar lagi,’’ tandasnya.

Dari jumlah 60 pemain yang lolos seleksi itu, sebagian pemain  berasal dari luar daerah. Kata  Ribut, pemain asli putra daerah yang masuk dalam seleksi mencapai 50 pemain. ‘’10 pemain dari luar kota,’’ sebutnya. Sesuai permintaan manajemen, Persewangi Banyuwangi mengusung target promosi ke Divisi  Utama pada musim depan. Karena  itu, pemain yang dibutuhkan harus benar-benar berkualitas.

‘’Pemain muda yang sudah kita pantau, ini masih seleksi. Nanti proses TC bisa terlihat kematangannya,’’ tandasnya. Masih kata dia, pemain putra  daerah yang mengikuti seleksi itu memang menjadi prioritas.  Meski begitu, kalau ada pemain   luar daerah dengan skill di atas rata-rata pemain lokal, maka  pemain tersebut juga otomatis  direkrut.

‘’Itu strategi yang kita terapkan,’’ ulasnya.  Sementara itu, pelaksanaan seleksi itu juga dirangkai acara  syukuran bersama karena Persewangi Banyuwangi telah kembali  diakui PSSI melalui  ongres di  Bandung tanggal 8 Januari lalu.  Acara syukuran itu ditandai  dengan tumpengan.

Ketua Persewangi Banyuwangi, Nanang Nur  Ahmadi secara simbolis menyerahkan potongan tumpeng kepada dedengkot Laros Jenggirat di  tribun stadion sisi selatan itu. Kalangan suporter Laros Jenggirat ikut menyaksikan momen tersebut.

Mereka datang langsung untuk menyaksikan seleksi tersebut sebagai wujud dukungan total terhadap tim berjuluk Laskar  Blambangan itu.   Ketua Persewangi Banyuwangi,  Nanang Nur Ahmadi menegaskan, bahwa tim yang lahir dan besar  di Banyuwangi akhirnya bisa  kembali diakui PSSI.

‘’Sebagai wujud syukur kita semua, maka seleksi ini dirangkai dengan tumpengan. Semoga ke depan tim   ini maju dan target kita promosi ke Divisi Utama,’’ tegasnya.  Dedengkot Laros Jenggirat,  Mustain tetap berkomitmen bahwa kelompok suporter terbesar di Banyuwangi itu tetap berkomitmen  mendukung penuh keberadaan  Persewangi Banyuwangi.

‘’Apakah kalian siap mendukung Persewangi? ‘’ ujar Mustain.  Pertanyaan Mustain itu langsung dijawab kompak dengan jawaban ‘’siap’’ oleh para suporter. Selanjutnya, para suporter langsung gemuruh bertepuk tangan secara serentak. Sementara itu, Ketua Asosiasi  PSSI Banyuwangi, Andik Purwanto   juga memberikan garansi penuh bahwa pihaknya menyambut baik hadirnya Persewangi Banyuwangi.

‘’Selamat kepada Persewangi Banyuwangi. Askab akan memback up Persewangi. Kami tidak  akan tebang pilih,’’ tegas dia yang  langsung mendapatkan aplaus kalangan suporter. (radar)

Loading...