Ada Yang Meraih IPK Sempurna 4,00

0
278

Untag Banyuwangi Wisuda 398 Sarjana

BANYUWANGI – Sebanyak 398 mahasiswa dari 14 program studi (prodi) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi diwisuda kemarin (17/12). Dari ratusan wisudawan, ada satu mahasiswa berhasil meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) sempurna, yakni 4,00.

Satu mahasiswa tersebut  adalah Mega Apriliana dari program  studi ilmu hukum. Dengan nilai sempurnanya itu, Mega dinobatkan sebagai peraih IPK tertinggi pada lulusan Untag 1945 Banyuwangi tahun 2016 ini. Penganugerahan gelar  sarjana S1 dalam wisuda ke-32 Untag tersebut dipimpin langsung oleh rektor Andang Subaharianto di dalam sidang  senat terbuka di ruang Auditorium Untag.

Sesuai jadwal, acara inti wisuda sarjana itu diawali rapat senat terbuka yang dibuka oleh rektor. Tidak hanya dihadiri oleh pendidik dari Untag Banyuwangi, Ketua DPRD Banyuwangi Made Cahyana Negara, Asisten Pembangunan dan Kesra Pemkab Agus Siswanto yang hadir mewakili Bupati Abdullah Azwar Anas,dan Ketua Perpenas Banyuwangi Sugihartoyo beserta jajarannya juga hadir.

Beberapa tamu undangan dari pemerintahan dan swasta juga hadir tampak hadir bersama ratusan kerabat wisudawan dalam wisuda Untag Banyuwangi ke-32 sejak pukul 07.00 kemarin. Rektor Untag Banyuwangi, Andang Subaharianto dalam sambutannya mengatakan,  wisuda Untag Banyuwangi tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Seluruh mahasiswa yang telah dinyatakan lulus  kemarin langsung mendapatkan ijazah dan transkrip nilai hari itu juga, tanpa harus menunda.

”Ijazah langsung kami berikan kepada wisudawan karena itu sudah menjadi hak mereka.Semoga wisudawan bisa melangkah dan menyongsong masa depan dengan baik,” kata Andang salam sambutannya. Andang berpesan kepada seluruh wisudawan agar tidak berpuas diri begitu saja setelah mendapatkan gelar sarjana.

Gelar yang sudah melekat pada diri  wisudawan ini merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan dalam kehidupan  bernegara maupun beragama. Dia juga mengingatkan, ilmu yang sudah didapatkan bisa menjadi bekal dalam kehidupannya kelak.

”Sarjana sangat ditunggu masyarakat. Hadirlah di tengah-tengah masyarakat sebagai pembawa solusi, bukan sebagai pembawa masalah,” tandasnya. Menjadi seorang sarjana juga diharapkan oleh Andang tidak  hanya diandalkan oleh wisudawan untuk mencari pekerjaan saja. Di zaman yang sudah sangat modern ini diharapkan, para sarjana juga berpikir agar bisa  menciptakan lapangan pekerjaan baru.

”Ini adalah sebuah pengabdian. Dalam kehidupan ke depan nanti kita harus lebih inovatif dalam berkarya. Ini bukan hanya untuk Banyuwangi, tapi  juga untuk Indonesia. Semoga lulusan Untag Banyuwangi bisa menjadi pemuda yang mengguncang dunia,” jelas Andang lantang dalam sambutannya.

Di akhir sambutannya, dia juga sangat berterima kasih kepada wisudawan. Peran orang tua juga dirasa paling penting untuk menunjang kelancaran bagi mahasiswa dalam melaksanakan proses belajar mengajar di  kampus. Secara terpisah, Andang juga berjanji agar seluruh prodi  di Untag Banyuwangi pada tahun2017 agar mendapatkan akreditasi yang bisa bersaing di luar kampus.

”Tahun depan kami usahakan minimal akreditasi di setiap prodi B. Tahun ini masih ada dua prodi yang terakreditasi C,” pungkas Andang. Sementara itu, dalam wisudake-32 Untag Banyuwangi kemarin juga disebutkan peraih IPK tertinggi di setiap prodi.

Untuk prodi sejarah berhasil diraih oleh Herpiana Herawati dengan IPK 3,47. Prodi biologi diraih Rizky Dwi Ismayati dengan IPK 3,87. Nilai terbaik Prodi Bahasa Inggris diraih Nurul Ilmi dengan IPK  3,73. Prodi teknik sipil Rahman  Juliadi Effendi dengan IPK 3,38.

Prodi teknik industri Mirna Arista Kurniawati dengan IPK 3,86. Prodi Ilmu Administrasi Negara, Lia Handayani dengan IKP 3.85. Prodi Manajemen diraih oleh Mega Eva Setya Irana danSiti Badriyan dengan IPK samayakni 3,92. Prodi Akuntansi diraih oleh Annastasia Imaniar Ramadey  dengan IPK 3,97. Prodi Agroteknologi diraih Fathiyyah dengan IPK 3,94 dan prodi Perikanan diraih oleh Anas Mahfud dengan IPK 3,74. (radar)

Loading...


Kata kunci yang digunakan :