Alas Grajagan Kobong Maneh

0
693

PURWOHARJO – Kebakaran hutan di sekitar pegunungan Grajagan, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, kembali terjadi kemarin (7/10). Asap tebal terlihat di hutan yang lokasinya tidak jauh dari Wanawisata Grajagan (WWG) tersebut.

Belum diketahui pasti berapa luas hutan yang dikelola KPH Perhutani Banyuwangi Selatan itu terbakar. Berdasar asap yang menjulang, terlihat kebakaran yang lokasinya tidak jauh dari hutan yang sebelumnya juga terbakar itu cukup besar.

Jawa Pos Radar Genteng yang mencoba mendekati titik api dengan cara naik ke pegunungan, melihat api sepertinya sudah menyebar. Daerah pegunungan yang terbakar sangat sulit ditempuh. Selain harus melintasi bebatuan di tepi pantai, juga harus melewati  tebing yang cukup tinggi  dan curam.

Hutan yang terbakar  itu terlihat jelas dari kawasan  sekitar lokasi WWG.  “Terbakar sejak tadi pagi (kemarin pagi). Saya baru tahu,”  cetus Tusiana, 45, salah seorang  warga Dusun Grajagan Pantai,  Desa Grajagan. Kebakaran hutan di pegunungan  tepi pantai itu selama  ini sering terjadi, terutama jika  musim kemarau panjang.

Sebulan lalu kebakaran juga pernah terjadi. Hanya saja, lokasinya berada di pegunungan bagian  selatan. “Yang terbakar hanya daun kering dan ilalang, paling lama dua hari sudah padam sendiri,” katanya. Kencangnya angin dari arah  laut dan langsung mengarah  ke pegunungan membuat api semakin besar dan asap semakin  tebal.

Warga dan nelayan setempat tidak bisa berbuat  banyak.  Selain lokasinya jauh dari permukiman penduduk, akses  menuju titik api sangat sulit  ditempuh menggunakan motor. “Tidak sampai membakar kayu. Sampai sekarang tidak  mengganggu pernapasan,” ungkapnya. (radar)