Anak Salah Jangan Dicubit

0
492

anaknakallllllllBELAJAR kejujuran dari anak-anak. Itulah yang tengah dilakoni Novi Retnosari, 21, warga Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Di tengah kesibukan me nempuh pendidikan di Univer sitas PGRI Banyuwangi (Uniba), dia terjun ke dunia anak-anak. Sejak beberapa bulan terakhir, gadis yang karib disapa Novi itu nyambi menjadi pengajar di salah satu pen didikan anak usia dini (PAUD) di Kota Gandrung.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

Menurut Novi, ada banyak hal positif yang bisa dia petik dari aktivitasnya sebagai guru PAUD Tingkah anak-anak yang polos dan lucu menurutnya mampu mengusir jenuh terhadap tugas kuliah yang menumpuk. “Saat melihat tingkah murid-murid yang lucu, masalah yang sedang saya alami serasa hilang,” ujar mahasiswi semester VI Program Studi Bahasa Inggris, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni(FPBS), Uniba, tersebut.

Hal positif yang Novi dapatkan adalah belajar bersabar. “Jadi, guru PAUD harus sabar. Jangan sampai main cubit saat ada murid yang melakukan kesalahan,” ujar cewek yang gemar makan sate tersebut. Selain itu, Novi mengaku bisa belajar kejujuran dari anak-anak. “Anak-anak itu kalau bi cara ya sesuai apa yang mereka rasakan. Kalau suka mereka bilang suka. Kalau tidak suka, mereka ya bilang tidak suka. Jadi, saya rasa kita perlu belajar kejujuran dari anak-anak,” pungkasnya. (radar)