Ancang-ancang Lelang Proyek Kantor Pemkab

0
318

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi tengah berancang-ancang melaksanakan tender untuk menentukan rekanan yang berhak mengerjakan proyek pembangunan gedung baru pemkab senilai Rp 35 miliar. Rencananya, tender proyek tersebut akan di laksanakan akhir Januari, atau setidaknya awal Februari 2013 men datang. Seperti diungkapkan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Banyuwangi, Slamet Karyono, ke marin (7/1).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Menurut Sekkab Slamet, setelah diverifikasi Gubernur Jatim Soekarwo, Pe raturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Banyuwangi Tahun 2013 ditetapkan tanggal 3 Januari lalu. Nah, setelah APBD ditetapkan, saat ini masing-masing satuan kerja perangkat daerah  SKPD) menyusun daftar penggunaan anggaran (DPA) “Kemudian, membuat surat keputusan (SK) panitia lelang. Mudah-mudahan akhir Januari atau awal Februari lelang (proyek gedung baru pemkab) bisa dimulai,” ujar Sekkab Slamet.

Sementara itu, beberapa persiapan untuk memperlancar pembangunan gedung baru pemkab sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Salah satu persiapan itu adalah pengosongan sejumlah ruangan di kantor pemkab, di antaranya di sebelah kanan dan kiri ruang kerja bupati. “Pengosongan di lakukan secara bertahap,” pungkas Slamet. Seperti diberitakan sebelumnya, rencana pembangunan gedung baru pemkab sempat tarik-ulur dalam pembahasan raperda APBD pada 19 Desember 2012 lalu.

Saking serunya pembahasan saat itu, rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banyuwangi berlangsung hingga malam hari. Internal dewan tidak sempat satu suara dalam menanggapi rencana pembangunan gedung baru pemkab senilai Rp 35 miliar tersebut. Ada fraksi yang terang-terangan mendukung, dan ada pula yang dengan tegas menolak. Namun, ada juga yang setuju tapi dengan syarat anggaran harus diturunkan menjadi Rp 25 miliar. Nominal itu sesuai yang dianggarkan dalam Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang sudah disetujui DPRD.

Loading...

Salah satu yang mendukung mega proyek itu adalah Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP). Alasannya, argumentasi yang disampaikan Sekretaris Ka bupaten (Sekkab) Slamet Karyono dan sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait pembangunan kantor baru pemkab itu cukup rasional. Sekretaris F-PDIP, Made Cahyana Negara mengatakan, berdasar penjelasan sekkab dan sejumlah pejabat SKPD, pembangunan kantor pemkab yang direncanakan tiga lantai itu bisa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2