Awalnya Bingung Hadapi Kontraktor

0
286
AKHIRNYA BISA: Direktur RS Al Huda dr. Faida MMRS.

MENGELOLA dua rumah sakit yang sama-sama besar dan berada di dua kabupaten, bukanlah sesuatu yang mudah. Namun, berkat semangat niat semata karena mencari Ridlo Allah Swt., semua hal itu bisa dilakukan oleh CEO Rumah Sakit Al-Huda, Kecamatan Gambiran, dan RS Bina Sehat, Kabupaten Jember, dr. Faida MMRS.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Awal ketika menerima amanat dari almarhum orang tuanya, Faida mengaku agak gamang melakukannya. Sebab, banyak hal di luar pengalamannya yang harus dia hadapi. Salah satu contohnya, ketika akan membangun gedung baru RS Al-Huda Gambiran. Bangunan dengan anggaran di atas Rp 1 miliar lebih tersebut harus melalui proses tender.

Loading...

Nah, ketika dia membuka iklan di surat kabar mengenai rencana pembangunan gedung tersebut, banyak CV dan PT yang datang untuk ikut proses tender. Sedang di sisi lain, dia tidak pernah memiliki pengalaman dan latar belakang sebagai seorang kontraktor. “Awalnya bingung juga ngadepi yang kayak gini. Tapi akhirnya bisa juga,” ujarnya. Dia menegaskan, mengelola dua rumah di dua kabupaten yang berbeda memang memiliki banyak tantangan.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
Beragam Keuntungan Menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Luar Negeri