Awas, Teroris Incar Bali

0
227

Polisi Siaga di Ketapang, Sebar Satu Unit Sniper

BANYUWANGI – Teroris menebar ancaman kemana-mana. Sasarannya bukan hanya kota besar di Jakarta. Di Bali pun tak lepas dari ancaman kelompok teroris. Mengantisipasi maraknya aksi teror tersebut, aparat kepolisian di daerah termasuk Polres Banyuwangi tak  mau kecolongan.

Tempat-tempat vital pun menjadi atensi pengamanan. Salah satu fokus pengamanan ditempatkan di kawasan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk yang merupakan pintu masuk menuju pulau Bali. Atensi terhadap bahaya aksi teroris di Banyuwangi perlu di waspadai.

Mengingat, beberapa waktu lalu pihak kepolisian juga telah melakukan penangkapan terhadap satu orang terduga teroris berjenis kelamin perempuan. Dari hasil penyelidikan, terduga teroris itu berencana akan melakukan peledakan di Pulau Bali.

”Aksi teroris juga perlu kita waspadai,” tegas Kabagops Polres Banyuwangi Kompol Sujarwo dihubungi tadi malam. Agar aksi teroris ini tidak terjadi di Banyuwangi, pihak kepolisian  juga tidak mau kecolongan. Pada pengamanan Natal dan Tahun Baru ini, Polres Banyuwangi juga mendatangkan anggota Brimob  Polda Jawa Timur dan menerjunkan beberapa sniper di sejumlah titik vital yang ada di Banyuwangi.

“Satu unit sniper kita tempatkan di kawasan penyeberangan Ketapang. Jalur Ketapang-Gilimanuk satu-satunya akses darat menuju Bali. Karena itu pengamanan  kita perketat jelang Natal dan tahun baru,’’ tegas Sujarwo. Bukan hanya pelabuhan Ketapang, jalur-jalur tikus pelabuhan rakyat tak lepas dari pengamanan. Anggota Satpolair juga mengintensifkan patroli laut di Selat Bali.

“Kita juga awasi kapal dan perahu  yang melewati selat Bali,’’ tandasnya. Lebih jauh Sujarwo mengatakan, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat saat moment Natal dan Tahun Baru, petugas  gabungan dari TNI/Polri dan instansi lainnya bersatu melakukan pengamanan.

Dalam rapat  koordinasi yang dilakukan Polres Banyuwangi, Forpimda dan jajaran instansi terkait di ruang Rupatama Polres Banyu wangi  kemarin ditetapkan ada 871 petugas gabungan yang siap memberikan pengamanan.   Dalam operasi kemanusiaansaat Natal dan Tahun Baru nanti, pihaknya menerjunkan sedikitnya    441 personel.

Sementara 430 personel lainnya berasal dari pihak TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya. ”Seluruh personel sudah kami siapkan untuk pengamanan  Natal dan Tahun Baru,” kata Sudjarwo. (radar)

Loading...