Banyak Bangunan Tidak Berizin, Anas Akui Kinerja Pengendalian Fisik Jeblok

0
657

bangunan-kompleks-perkantoran-pemkab-banyuwangi-di-foto-dari-udara-beberapa-waktu-lalu


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Warning bagi para pemangku kepentingan pengendalian pembangunan fisik di Banyuwangi. Bupati Abdullah Azwar Anas menilai, dibandingkan sektor-sektor yang lain, rapor pengendalian fisik di Bumi Blambangan cukup jeblok.

Karena itu, Anas mendesak instansi terkait segera membuat sistem pengendalian terintegrasi antara Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)dan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPT-PM).

Selain Bappeda dan BPPT-PM, sistem itu juga terintegrasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (PU-BMCKTR) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Pernyataan itu disampaikan Bupati Anas saat memimpin rapat koordinasi (rakor) satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di kantor Pemkab Banyuwangi, Jumat (22/12).

Loading...

“Pengendalian fisik agak jeblok. Banyak bangunan tak berizin yang dibiarkan. Maka perlu dibuat sistem pengendalian terintegrasi antara Bappeda, BPPT-PM, PU-BMCKTR, dan Satpol PP,” ujarnya.  Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Djajat Sudrajat, menyatakan jajarannya segera membuat sistem pengendalian dimaksud.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last