Banyuwangi Diprediksi Mulai Hujan Awal November

0
2102

BANYUWANGI – Cuaca panas yang terasa dalam beberapa minggu terakhir di Banyuwangi sepertinya harus ditahan hingga sebulan ke depan. BMKG Banyuwangi memprediksi, musim kemarau tahun ini sedikit lebih panjang dari tahun lalu.

Karena itu, diperkirakan hujan baru akan turun pada pertengahan atau akhir bulan November mendatang. Prakirawan BMKG Agung D. Nugroho menjelaskan, saat ini masih ada El Nino di kawasan Australia. Hal ini berdampak pada terlambatnya musim hujan masuk ke Indonesia khususnya Banyuwangi.

Jika tahun lalu hujan sudah mulai jatuh merata sejak Oktober, saat ini hujan diprediksi baru jatuh pada November mendatang.

”Kalau pun ada hujan, yang ada hujan lokal. Jadi intensitasnya kecil dan biasanya hanya terjadi di wilayah dataran tinggi pada waktu dini hari. Nanti jika sudah ada angin dari wilayah utara, baru musim hujan akan mulai datang,” terangnya.

Dia juga menambahkan, terkait suhu yang terasa panas dalam beberapa waktu terakhir sebenarnya masih dalam batasan normal. Rata-rata suhu di Banyuwangi suhu berada di angka 26 hingga 31 derajat Celsius. Sedangkan untuk Banyuwangi ke utara mendekati wilayah Situbondo suhu tertinggi mencapai 32 derajat Celsius.

Namun karena hujan tak kunjung turun, kondisi ini pun membuat nuansa panas sangat terasa. Karena hampir semua lokasi merasakan dampak keringnya wilayah sekitar.

”Kemarau masih cukup panjang. Ini bisa mempengaruhi debit air karena penguapan cukup tinggi. Jadi, kita imbau masyarakat bisa menghemat air sekaligus berhati-hati menjauhi penyebab kebakaran. Karena dengan kondisi seperti ini, semua menjadi kering dan mudah terbakar,” jelas Agung.

Sementara itu, berdasar prediksi BMKG, hujan diperkirakan datang berkala. Dimulai dari wilayah kecamatan yang ada di bagian barat seperti Kecamatan Licin, Kecamatan Kalibaru, Kecamatan Sempu, pada pertengahan November 2018.

Baca :
Pantau Pergerakan Pemudik, Dirikan 17 Checkpoint

Kemudian berikutnya wilayah Kecamatan Pesanggaran dan Kecamatan Siliragung pada 10 hari berikutnya. Di susul wilayah Kecamatan Kabat, Rogojampi, Banyuwangi, Kalipuro, Glagah. Dan terakhir yang kemungkinan baru merasakan hujan di bulan Desember adalah Kecamatan Tegaldlimo dan Wongsorejo.

”Nanti hujan pertama ditandai dengan intensitas yang cukup deras, ditambah dengan petir yang menyambar,” tandasnya.