Bupati Anas Gandeng Lembaga Asal Jerman

0
515

Tingkatkan Aksesibilitas Pelayanan Publik


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Diakui atau tidak partisipasi publik dalam  menyukseskan program  pembangunan selama beberapa  tahun terakhir telah sukses  mengantarkan Banyuwangi merengkuh berbagai prestasi mentereng. Meski demikian, pemkab masih terus berupaya mengoptimalkan peran serta masyarakat dalam menyukseskan beberapa program.

Salah satunya dilakukan dengan  menggandeng lembaga asal Jerman, yakni Gesellschaftfür  Internationale Zusammenarbeit (GIZ). Sasarannya adalah peningkatan aksesibilitas masyarakat terhadap pelayanan program “Lahir Procot Pulang Bawa Akta”.

Kerja sama dengan GIZ diwujudkan dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/  MoU) di aula Rempeg Jogopati kantor Pemkab Banyuwangi  kemarin (4/6). Selain dengan lembaga milik pemerintah Jerman  tersebut, penandatanganan  MoU juga dilakukan dengan Forum Komunikasi Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) untuk Reformasi Birokrasi Banyuwangi.

Pada pelaksanaannya, GIZ melalui OMS akan memperkuat aksesiblitas pelayanan lahir procot dengan melakukan sejumlah kegiatan. Kegiatan yang akan dilakukan antara lain melalui sosialisasi kepada masyarakat, mengembangkan kapasitas  pemkab untuk pembuatan kebijakan data, serta mengantarkan Program Lahir Procot Pulang Bawa akta sebagai  replikasi bagi daerah-daerah  lain di Indonesia.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Banyuwangi Tambah Lagi Jumlah Pasar Pelayanan Publik