Diduga Abai Prokes, Pancoran Water Park Ditutup Sementara

  • Bagikan
Camat Rogojampi Nanik Machrufi bersama Kapolsek Kompol Sudarsono dan Satgas Covid-19 menutup sementara wisata pemandian kolam renang Pancoran, kemarin (18/5). Foto : radarbanyuwangi.jawapos.com

Wisata kolam pemandian Pancoran Water Park di Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi ditutup sementara gugus tugas percepatan penganana Covid 19 Kecamatan Rogojampi, kemarin (18/5).

Penutupan sementara wisata pemandian kolam renang tersebut diduga, karena banyaknya pengunjung yang berjubel di kolam pemandian dan masih abai terhadap protokol kesehatan Covid 19. “Ada informasi masyarakat, bahwa pengunjungnya berjubel,” jelas Camat Rogojampi, Nanik Machrufi.

Saat didatangi tim gugus tugas percepatan penganan Covid 19 Kecamatan Rogojampi, ternyata jumlah pengunjung berada di dalam kolam pemandian cukup banyak, meski didominasi anak-anak.

“Kami tutup sementara, karena di dalam sudah penuh agar tidak berjubel. Kalau yang sudah di dalam tidak apa-apa, toh nanti mereka juga pulang. Asal tidak menambah pengunjung baru lagi,” tegasnya.

Tidak hanya itu, saat didatangi tim gugus tugas ternyata wisata pemandian kolam renang Pancoran Water Park tersebut masih belum mengantongi surat izin keramaian dari kepolisian, serta belum mendapatkan rekomendasi dari gugus tugas percepatan penanganan Covid 19.

Sehingga standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan hanya disediakan ala kadarnya atau tidak dipenuhi dan dipatuhi dengan baik.

Penutupan wisata pemandian kola renang pancaran water park itu didampingi anggota Satgas Penanganan Covid-19 petugas gabungan dari kepolisian, Koramil, Satpol PP dan Linmas.

“Boleh silakan buka kembali, asal memang SOP protokol kesehatannya di penuhi dan dijalankan dengan baik. Jumlah pengunjungnya juga dibatasi 50 persen sehingga tidak sampai berjubel penuh,” jelas Nanik.

Sementara itu, perwakilan pengelola Pancoran Water Park, Riaman mengatakan, pihaknya jauh hari sebelum memutuskan membuka wisata pemandian itu, telah berupaya membangun dan menyiapkan fasilitas protokol kesehatan sesuai yang diarahkan pemerintah.

Seperti di antaranya tempat cuci tangan, pengecekan suhu tubuh bagi pengunjung yang masuk, juga memakai masker.
Namun, begitu pengunjung masuk di dalam tempat wisata kolam pemandian tidak sedikit pengunjung kurang taat protokol kesehatan. “ Mungkin ya mandi, makan minum khan tidak mungkin mereka kita paksa pakai masker.

Kami dari pengelola bersama kepolisian dan TNI sudah berupaya memberikan imbauan melalui siaran keliling agar pengunjung mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Mengenai belum mendapatkan izin keramaian dari kepolisian serta surat rekomendasi dari Gugus Tugas Covid 19, pihaknya juga akan secepatnya melakukan pengurusan.

“Sudah kami urus, tinggal memang ke Dinas Pariwisata. Semoga besok (hari ini) sudah bisa mendapat rekomendasi dari Satgas dan bisa buka kembali,” tandasnya. (ddy/afi) (bw/ddy/als/JPR)

Sumber : https://radarbanyuwangi.jawapos.com/read/2021/05/20/262067/diduga-abai-prokes-pancoran-water-park-ditutup-sementara

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: