Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga di Banyuwangi Ludes Terbakar

diduga-akibat-korsleting-listrik,-rumah-warga-di-banyuwangi-ludes-terbakar
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga di Banyuwangi Ludes Terbakar

ngopibareng.id

Banyuwangi Rabu, 14 Januari 2026 14:21 WIB

Sebuah rumah di Dusin Dadapan, Desa Pakistani, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, dilalap si jago merah, Rabu, 14 Januari 2025. Api membakar hampir seluruh bahian rumah. Sehingga rumah tersebut hanya menyisakan tembok dan puing-puing arang. Tidak ada korban dalam musibah terdebut karena pemilik sedang tidak ada di rumah.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Petugas Dinas Pemadam Kabakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi segera menuju lokasi. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman di rumah milik Nur Jannah, 48 tahun.

“Kami melakukan pemadaman pada titik-titik api untuk memutus rantai api,” jelas Kepala Dinas Damkarmat Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan.

Selama kurang lebih 1,5 jam, petugas berjibaku memadamkan api. Pemadaman tidak berlangsung mudah karena api sudah membesar. Sekitar pukul 05.00 WIB, api berhasil dipadamkan. Tetapi petugas terus menyemprot titik-titik yang masih terdapat bara api.

“Kami melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api tersembunyi dan membongkar struktur puing – puing material yang terbakar untuk mencegah penyalaan ulang (re-ignition),” tegasnya.

Yoppy menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui warga bernama, Sukron, 31 tahun. Dia terbangun setelah mendengar suara percikan api. Saat dicek, dia melihat kobaran api di rumah Nur Jannah. 

Baca Juga

Diapun segera membangunkan warga sekitar untuk memberitahukan adanya kebakaran rumah. Saat itu, warga berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Hasil asesmen, titik api diduga muncul di ruang tengah. 

“Diduga adanya korsleting listrik pada stop kontak sehingga percikan api membesar merambat ke bagian seluruh rumah,” terangnya.

Akibat kebakaran ini, menurutnya, pemilik mengalami kerugian sekitar Rp100 juta. Kerugian ini muncul akibat terbakarnya bangunan rumah dan sejumlah perkakas seperti lemari, tempat tidur dan kulkas.

“Kerugian bangunan sekitar Rp70 juta dan perkakas rumah sekitar Rp30 juta,” pungkasnya.

Like