Dikejar Satpolair, Pengebom Ikan Tinggalkan Hasil Tangkapannya

0
999


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

WONGSOREJO – Praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak atau bom tampaknya masih marak terjadi di perairan Wongsorejo. Sabtu  (11/2) kemarin anggota Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Banyuwangi berhasil mengamankan satu perahu  dan satu kuintal ikan yang ditinggalkan  enam nelayan di Pantai Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo.

Perahu dan ikan itu ditinggal  pemiliknya lantaran sebelumnya sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas patroli Satpolair Polres Banyuwangi dan enam nelayan tersebut di  perairan. Sayang, karena takut ditangkap petugas, saat perahu sandar di Pantai Bimorejo, enam nelayan kabur dan masuk ke perkampungan warga.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Banyuwangi, penyisiran yang dilakukan petugas Satpolair Polres Banyuwangi itu berlangsung sejak pukul 06.00 kemarin. Ada dua tim yang bertugas. Tim pertama bertugas menyisir sepanjang menyisir perairan dari Pulau Tabuhan hingga Pantai  Bimorejo, sementara tim kedua menyisir pantai di Kecamatan Wongsorejo.

Loading...

”Tim perairan dipimpin Kanit Penegakan Hukum, Aiptu I Gede Ika Darmayasa  dan tim kedua saya yang pimpin,” kata  Subandi.  Nah, saat tim pertama yakni tim  perairan melakukan penyisiran, petugas  menemukan perahu yang dicurigai  menangkap ikan dengan cara mengebom di utara Pulau Tabuhan.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2