Empat Ambulans RSUD Blambangan Jadi Besi Tua

  • Bagikan

BANYUWANGI – Empat ambulans milik RSUD Blambangan terancam menjadi besi tua. Kendaraan yang digunakan untuk mengangkut pasien dan jenazah itu kondisi mengenaskan dan tidak dipakai lagi. Seluruh bangkai kendaraan itu kini disimpan di halaman belakang rumah sakit milik pemerintah tersebut.

Pagar dari bambu digunakan sebagai pembatas deretan  ambulans itu. Itu digunakan sebagai pembatas peletakan ambulans dengan perumahan milik warga yang berada persis  di belakang rumah sakit. Kendaraan itu selain berusia tua juga  ada sebagian lagi yang memang  sudah bisa dipakai lagi, karena minimnya ketersediaan suku  cadangnya.

Dua ambulans berbentuk kotak misalnya, merupakan bantuan dari Pemerintah Korea. Mobil ini sedianya masih belum terlalu tua. Namun, pengoperasian ambulans ini terkendala ketersediaan suku cadang kendaraannya. Susahnya mendapat  spare part inilah yang membuat   pihak rumah sakit memilih untuk mengkandangkannya.

Sedangkan dua kendaraan  lainnya berjenis minibus.  Kendaraan ini terbilang cukup uzur. Sebab, ambulans ini sudah menjadi kelengkapan rumah  sakit sejak tahun 1992 silam. Alhasil dengan usia yang cukup tua inilah, kendaraan ini tidak  digunakan lagi dan terancam  menjadi besi tua.

Meski ada empat ambulansnya yang dikandangkan, pihak  rumah sakit masih memiliki empat kendaraan lainnya. Empat ambulans inilah yang  kini digunakan rumah sakit  untuk mendukung operasional  pelayanan kesehatan di RSUD Blambangan.

Yanmed RSUD Blambangan, dr  Asiah mengatakan, pihak rumah sakit sudah mengiventarisasi keberadaan ambulans yang tidak  digunakan itu. “Sudah dilaporkan  ke pemda untuk diproses lebih lanjut,” katanya. (radar)

Baca :
184 Desa di Banyuwangi Rawan Banjir Jelang Musim Hujan, BPBD Imbau Waspada
  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: