FKPB Deklarasikan Semangat Kebangsaan

SILIRAGUNG – Munculnya gerakan radikalisme dan kekerasan sosial oleh kelompok tertentu yang bisa mengancam perpecahan bangsa mengundang keprihatinan gabungan organisasi kepemudaan dan lintas agama di Banyuwangi. Kemarin pagi, gabungan organisasi kepemudaan dan lintas agama yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pemuda Banyuwangi (FKPB) mendeklarasikan semangat kebangsaan dan kesatuan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Penandatanganan deklarasi tersebut dilakukan dalam apel kebangsaan di lapangan Kecamatan Siliragung. Isi deklarasi tersebut, FKPB menyadari bahwa berbagai persoalan yang saat ini terjadi, seperti ancaman persatuan dan kesatuan, menguatnya radikalisme, aksi terorisme, dan maraknya kekerasan sosial. Itu bisa menjadi bom waktu yang setiap saat bisa meledak.

Maka dari itu, dengan selalu memohon rahmat Tuhan Yang Mahaesa dan didorong oleh keinginan luhur, FKPB hadir untuk menjaga Bangsa Indonesia agar tetap dalam semangat nasionalisme Pancasila dan UUD 1945. FKPB akan selalu mengawal nilai-nilai itu. Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam sambutannya menyambut baik apel kebangsaan sekaligus deklarasi tersebut.

‘’Di tingkat nasional, deklarasi semacam ini juga pernah saya lakukan bersama organisasi-organisasi kepemudaan di seluruh Indonesia,’’ ujarnya. Anas berharap deklarasi ter- sebut bisa ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan, sehingga kehadiran FKPB bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

‘’Ke depan, kegiatan-kegiatan lintas organisasi kepemudaan dan keagamaan harus terus ditingkatkan,” tegasnya Sekadar tahu, penandata- nganan deklarasi kemarin dilakukan gabungan organisasi kepemudaan, seperti Gerakan Pemuda Ansor, IPNU, Pagar Nusa, Fatayat NU, Pemuda Muhammadiyah, FKPPI, PERADAH, Orang Muda Katolik, dan Pemu- da Panca Marga. (RADAR)