Galian C Makan Korban, Kaki Mahali Dilindas Truk, Cacat Seumur Hidup

0
271
Mahali tergeletak lemas setelah kaki kirinya terlindas truk di area tambang Lingkungan Klatakan, Kelurahan Klatak, Kalipuro.

Tambang galian C seluas tujuh hektare tidak hanya membuat resah warga sekitar, tapi juga sudah memakan korban. Tambang pasir yang terletak di Lingkungan Klatakan, Kelurahan Klatak itu  membuat Mahali, 40, cacat seumur hidup.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kaki kiri warga RT 03, RW 02 Klatak itu terlindas truk rekannya sendiri saat antre mengangkut pasir di area tambang tersebut.

Ceritanya, Kamis (1/12) pukul 14.00, Mahali yang juga seorang sopir truk beristirahat di depan truk pasir milik rekannya.

Loading...

Karena cuaca yang sangat terik, Mahali duduk di depan truk yang stand by dengan keadaan jalan yang menurun. Karena rekannya tersebut tidak mengetahui Mahali berada di depan truk, tiba-tiba mesin truk dinyalakan dan spontan langsung menabrak Mahali yang sedang beristirahat di depan truk itu.

”Karena kontur tanahnya juga miring truk tiba-tiba jalan sendiri dan melindas kaki saya,” ujar Mahasil sembari menahan sakit.

Setelah itu Mahali dibawa menuju RSUD Blambangan untuk dilakukan penanganan medis. Hingga kemarin (3/12), pemilik galian C tersebut belum menjenguk Mahali atau pun memberi bantuan ala kadarnya.

”Truk yang dibawa oleh teman saya itu adalah milik Pak Min, pemilik tambang pasir itu,” papar Mahali.

Kini, Mahali tidak dapat bekerja lagi dan hanya tergeletak lemas tak berdaya. Pihak keluarga juga tidak sanggup membawa Mahali untuk berobat lagi, lantaran terkendala biaya.

Pihak keluarga sangat berharap sekali ada kompensasi dari pemilik tambang. Karena Mahali merupakan tulang punggung keluarga dan saat ini tidak dapat bekerja lagi serta sudah divonis cacat.

Untuk buang air saja Mahali harus dibantu oleh dua orang karena tidak dapat berjalan normal. ”Paha kiri saya terlindas dan hampir hancur. Tumit kaki kanan saya juga tidak dapat digerakkan,” keluh  Mahali.(radar)

Loading...

Baca Juga :