Gropyokan Libatkan Muspika, Kades, dan Petani

0
232

GLENMORE – Serangan hama tikus yang menghantui tanaman padi di wilayah Kecamatan Glenmore membuat semua elemen masyarakat setempat kompak melakukan gropyokan selama beberapa hari ini. Sejak sepekan lalu, masyarakat kompak melakukan gropyokan. Mulai dari Desa Sepanjang, kemudian dilanjutkan di Desa Sumbergondo, dan kemarin di Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore. Gropyokan yang digelar secara bergilir itu selalu diikuti oleh ratusan peserta.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Mulai jajaran Muspika Glenmore, UPTD Pendidikan TK/SD, serta para siswa SD/SMP/SMA sederajat, para kepala desa, petugas penyuluh lapangan pertanian, dan pengamat hama. “Selain itu juga para kelompok tani, himpunan petani pemakai air dan para petani juga ikut,” kata Camat Glenmore, Didik Suhono. Didik menuturkan, gropyokan tikus tersebut juga menggunakan obat jenis mercon yang diterima dari Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan Banyuwangi, beberapa hari lalu. Semua obat tersebut telah disalurkan ke semua kelompok tani yang ada di Kecamatan Glenmore.

“Makanya kita lakukan gropyokan secara terus menerus,” tuturnya. Mantan Sekcam Pesanggaran itu menuturkan, akibat serangan hama tikus, ratusan hektar tanaman padi di Glenmore memang banyak yang mengalami gagal panen. Untuk itu, semua pihak harus saling bekerjasama untuk mencegah berlanjutnya serangan hama tikus tersebut. “Semua harus kompak bahu membahu. Mudah-mudahan tikusnya segera menghilang,” harapnya. (radar)

Loading...

Baca Juga :