Gudang Sepet Terbakar Lagi

0
459
MERAH: Api membara di gudang sabut kelapa milik Ami di Dusun Petung, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Selasa malam kemarin.
MERAH: Api membara di gudang sabut kelapa milik Ami di Dusun Petung, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Selasa malam kemarin.
MERAH: Api membara di gudang sabut kelapa milik Ami di Dusun Petung, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Selasa malam kemarin.
MERAH: Api membara di gudang sabut kelapa milik Ami di Dusun Petung, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Selasa malam kemarin.

ROGOJAMPI – Gudang penyimpanan sepet(sa-but kelapa) milik Ami Santoso, 60, di Dusun Pe-tung, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi,kembali terbakar kemarin malam. Api yang be-lum diketahui asalnya itu membakar habis se-mua isi gudang yang berukuran besar tersebut.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kebakaran gudang sabut kela-pa malam itu merupa-kan kejadian ke-dua da-Kejadian Kedua dalam Dua Bulanlam dua bulan terakhir. Pada Agustus 2012 lalu,gudang tersebut juga terbakar dan menghangus-kan semua sabut kelapa yang sudah siap dieks-por. “Agustus (2012) lalu juga terbakar,” cetus Ka-polsek Rogojampi Kompol Bagio SP di lokasi ke-jadian Selasa malam kemarin (18/9).Kapolsek Bagio mengaku belum tahu asal apiyang melahap isi gudang tersebut. Sejumlah ang-gotanya kini tengah dikerahkan untuk menyeli-diki penyebab kebakaran tersebut

“Pemilik gudang mengaku be-lum tahu total kerugian akibat ke bakaran ini,” katanya.Kebakaran yang terjadi di gu-dang sabut kelapa itu se be nar -nya cukup besar. Satu mobil pemadam kebakaran dengan tiga tangki penyuplai air yang di-terjunkan untuk menjinakkan si jago merah kelabakan. “Sabut ke-lapa kering, jadi api mudah men-jalar dan besar,” terang sa lah satu petugas pemadam ke bakaran.

Angin yang bertiup agak kencang, membuat api juga mudah membara. Meski di beberapa bagian apinya sudah berhasil dipadamkan, tapi karena terkena embusan angin membuat api kembali mem bara. Belum lagi, stok air yang ada di mobil pemadam juga se ring kehabisan.

Meski api yang membakar gu-dang ini cukup besar, tapi tidak ada warga sekitar yang datang un tuk membantu. Hal ini, ka-rena lokasi gudang berada di da lam areal bangunan yang di kitari pagar cukup tinggi. Se -dang pintu pagar yang ada di ba gian depan dijaga ke tat oleh pe tugas keamanan gu dang. “Maaf, wartawan tidak bo leh masuk,” cetus salah satu pe tugas ke amanan gudang ter sebut.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last