Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Hilang Saat Memancing di Alas Purwo, Kasianto Ditemukan Tewas Mengambang di Perairan Jembrana

hilang-saat-memancing-di-alas-purwo,-kasianto-ditemukan-tewas-mengambang-di-perairan-jembrana
Hilang Saat Memancing di Alas Purwo, Kasianto Ditemukan Tewas Mengambang di Perairan Jembrana

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kasianto, 44, pemancing yang tenggelam di kawasan perairan Alas Purwo pada Minggu (7/12), akhirnya ditemukan.

Jasad pria asal Dusun Sumberkepoh, Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, tersebut ditemukan di Perairan Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, Rabu (10/12).

Jenazah korban ditemukan mengambang oleh dua nelayan yang sedang mencari ikan di Selat Bali. Mereka adalah Muhamad Tahpip dan Ahmad Fadil, warga Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.

Awalnya, kedua nelayan itu berangkat melaut sekitar pukul 18.00 Wita. Kedua nelayan itu mencari ikan di Perairan Pebuahan.

Saat mencari ikan, keduanya melihat ada jenazah yang mengapung di tengah laut sekitar pukul 01.00 Wita.

Jenazah itu lantas dievakuasi ke Pelabuhan Pengambengan dengan cara diikat.

Kanit Polairud Muncar I Wayan Wedhana membenarkan penemuan jenazah tersebut. Setelah dievakuasi nelayan, Tim Gabungan Penyelamatan yang terdiri dari unsur Polisi, TNI, dan Tim SAR wilayah Jembrana membawa jenazah ke RSUD Negara.

“Sesampai di rumah sakit, jenazah dilakukan identifikasi,” katanya.

Komandan Tim SAR Muncar dari Basarnas Jember Rudi Prahara mengatakan, pihaknya telah mendapatkan informasi temuan mayat di perairan Selat Bali.

Informasi itu lantas diteruskan ke keluarga Kasianto. “Keluarga kami hubungi untuk pencocokan identitas jenazah,” katanya.

Ciri-ciri yang dimaksud yaitu, korban memakai baju lengan panjang warna hitam, celana panjang putih, dan memakai sepatu putih. Selain itu, dilakukan pencocokan wajah serta sidik jari korban.

“Setelah semua cocok, selanjutnya jenazah dibawa ke Banyuwangi untuk diserahkan ke keluarganya,” ujarnya.

Jasad korban ditemukan pada koordinat 08°22’37″S 114°31’56″E. Hingga berita ini ditulis pukul 16.00 kemarin, jenazah masih dalam perjalanan menuju rumah duka untuk dimakamkan.

“Korban ditemukan kurang lebih  10.23 Nautical Mil (NM) dari lokasi kejadian,” terang Rudi.


Page 2


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kasianto, 44, pemancing yang tenggelam di kawasan perairan Alas Purwo pada Minggu (7/12), akhirnya ditemukan.

Jasad pria asal Dusun Sumberkepoh, Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, tersebut ditemukan di Perairan Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, Rabu (10/12).

Jenazah korban ditemukan mengambang oleh dua nelayan yang sedang mencari ikan di Selat Bali. Mereka adalah Muhamad Tahpip dan Ahmad Fadil, warga Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.

Awalnya, kedua nelayan itu berangkat melaut sekitar pukul 18.00 Wita. Kedua nelayan itu mencari ikan di Perairan Pebuahan.

Saat mencari ikan, keduanya melihat ada jenazah yang mengapung di tengah laut sekitar pukul 01.00 Wita.

Jenazah itu lantas dievakuasi ke Pelabuhan Pengambengan dengan cara diikat.

Kanit Polairud Muncar I Wayan Wedhana membenarkan penemuan jenazah tersebut. Setelah dievakuasi nelayan, Tim Gabungan Penyelamatan yang terdiri dari unsur Polisi, TNI, dan Tim SAR wilayah Jembrana membawa jenazah ke RSUD Negara.

“Sesampai di rumah sakit, jenazah dilakukan identifikasi,” katanya.

Komandan Tim SAR Muncar dari Basarnas Jember Rudi Prahara mengatakan, pihaknya telah mendapatkan informasi temuan mayat di perairan Selat Bali.

Informasi itu lantas diteruskan ke keluarga Kasianto. “Keluarga kami hubungi untuk pencocokan identitas jenazah,” katanya.

Ciri-ciri yang dimaksud yaitu, korban memakai baju lengan panjang warna hitam, celana panjang putih, dan memakai sepatu putih. Selain itu, dilakukan pencocokan wajah serta sidik jari korban.

“Setelah semua cocok, selanjutnya jenazah dibawa ke Banyuwangi untuk diserahkan ke keluarganya,” ujarnya.

Jasad korban ditemukan pada koordinat 08°22’37″S 114°31’56″E. Hingga berita ini ditulis pukul 16.00 kemarin, jenazah masih dalam perjalanan menuju rumah duka untuk dimakamkan.

“Korban ditemukan kurang lebih  10.23 Nautical Mil (NM) dari lokasi kejadian,” terang Rudi.