Ingin Rasakan Tarung Bebas dengan Standar Internasional

0
1738

Viky-Yulianto-di-Pantai-Pulau-Merah,-Desa-Sumberagung,-Kecamatan-Pesanggaran,-Banyuwangi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

POSTUR tubuhnya cukup ideal. Dengan berat badan 74 kilogram dan tinggi 166 centimeter, bentuk tubuhnya cukup atletis. Dilihat dari raut wajahnya, banyak yang tidak percaya anak pertama dari empat bersaudara pasangan Mursyid, 47, dan Sudarmi, 45, itu seorang petarung bebas.

Itulah Viky Yulianto, lajang asal Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, yang kini tengah menekuni olahraga Rena  Mixed Martial Art (MMA). Berkat ketekunannya, pada September 2016 ini dia akan ikut laga  di Jakarta.

“Asalnya ikut olahraga silat,” katanya. Mengikuti ajang MMA itu, bagi Viky hanya ingin melihat dan merasakan pengalaman bertarung bebas dengan standar yang telah diakui internasional. Pengalaman bertarung  sudah diawali dengan mengikuti berbagai  kegiatan tarung bebas yang diadakan di sejumlah pesantren di Kabupaten Jember dan Kediri.

Loading...

Dari pengalaman itu, akhirnya dia berkeinginan mengikuti pertarungan yang lebih serius dan bergengsi. “Kalau dulu sering ikut tarung bebas di Jember dan Lirboyo (Kediri),” kenangnya. Keinginan itu akhirnya muncul saat ada kompetisi  MMA Indonesia.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last