Jamasan Pusaka Kerajaan Blambangan

0
2534
Ilham Trihadinagoro sedang melakukan prosesi jamuan keris di pelinggihan Disbudpar Banyuwangi, kemarin (21-9).
Ilham Trihadinagoro sedang melakukan prosesi jamuan keris di pelinggihan Disbudpar Banyuwangi, kemarin (21-9).

Di Ketapang, Pawai Obor Keliling Desa


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Sejumlah benda pusaka peninggalan Kerajaan Blambangan dikeluarkan untuk dilakukan penjamasan (penyucian) di Pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, kemarin (21/9).

Ada berbagai jenis benda pusaka yang di-jamas. Mulai keris, tombak, hingga pedang berukuran besar milik Raden Tumenggung (RT) Pringgokusumo yang memerintah Banyuwangi pada tahun 1867 hingga 1881.

Jamasan pusaka ini merupakan kegiatan budaya yang merupakan kegiatan budaya yang rutin dilakukan setiap bulan Suro (Muharram). Dalam jamasan ini, dilakukan pencucian terhadap sejumlah bendapusaka.

Ritual ini bagian dari kegiatan kebudayaan yang terus dikembangkan. “Jamasan ini dilakukan secara terbuka untuk umum,” ungkap KRT. H. llham Trihadinagoro budayawan Banyuwangi sekaligus yang berperan men-jamas benda-benda pusaka tersebut.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last