Jaringan PLN di Alas Purwo Terpasang, Pantai Plengkung Segera Terang Benderang

  • Bagikan
Foto: radarbanyuwangi

BANYUWANGI – Suplai listrik PLN bakal merambah sampai Pantai Plengkung, kawasan Taman Nasional Alas Purwo (TNAP).

Dilansir dari radarbanyuwangi, perusahaan setrum itu sedang membangun jaringan listrik sepanjang 21,7 kilometer yang terhubung lima travo.

PLN menargetkan tanggal 27 Oktober 2019 nanti listrik sudah menyala di Alas Purwo. Saat ini, progres pemasangan jaringan listrik telah mencapai 70 persen.

“Pemerataan elektrifikasi di daerah wisata tersebut sudah kami kerjakan sejak 24 Agustus lalu,” kata Manajer Konstruksi PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banyuwangi, Saifuddin.

“Targetnya selesai bulan depan dengan panjang jaringan 21,7 km dari titik penyambungan terdekat,” tambahnya.

Syaifuddin mengatakan, pemasangan jaringan listrik itu nantinya bakal mengaliri setrum untuk empat resort Alas Purwo dan Pantai Plengkung (G-Land). Dimana kebutuhan listrik di wilayah tersebut sebelumnya masih bergantung kepada genset.

“Total aliran listrik dari lima travo tersebut 800 kva dengan potensi 15 pelanggan,” kata Saifuddin.

Syaifuddin mengungkapkan, keterbatasan waktu menjadi penghambat pemasangan jaringan listrik tersebut.

“Pemasangan jaringan hanya bisa dilakukan hingga pukul 17.00. Dan pekerjaan harus tuntas sebelum pukul 16.00. Kalau terlalu malam ada banyak hewan liar yang berkeliaran di kawasan tersebut,” jelasnya.

Aliran listrik tersebut, selain dinikmati para pengelola resort dan wisatawan juga bisa dinikmati sejumlah satwa di TNAP. Sebab, ada beberapa kolam air minum buatan yang sumber airnya berasal dari pompa air.

“Berbagai proyek yang tengah dikerjakan PLN selaras dengan upaya pencapaian elektrifikasi 100 persen di Jawa Timur. Sehingga PLN UID Jawa Timur memiliki beberapa program percepatan,” kata Senior Manager General Affairs PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur A. Rasyid Naja.

Selain elektrifikasi di Alas Purwo, PLN juga memiliki program Listrik Desa (LisDes).

Baca :
184 Desa di Banyuwangi Rawan Banjir Jelang Musim Hujan, BPBD Imbau Waspada

Hingga Agustus 2019, melalui program itu telah terdapat 49 titik pembangunan LisDes yang masih berjalan dengan total rencana Jaringan Tegangan Menengah 93,36 kms (kilometer sirkuit), Gardu 6,0 mva, Jaringan Tegangan Rendah 125,7 kms dengan calon pelanggan sebanyak 3.981 pelanggan.

Rasyid mencontohkan, salah satu desa yang menjadi program LisDes yakni Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran yang terletak di tengah kawasan Taman Nasional Meru Betiri.

Di Sukamade, PLN telah memasang jaringan sepanjang 16 km dengan empat travo bertegangan 400 kva untuk melayani sekitar 200 warga.

“Program percepatan ini merupakan upaya untuk melistriki desa-desa yang secara kondisi geografis sulit terjangkau dan membutuhkan investasi lebih besar,” kata Rasyid.

“Di sisi lain, PLN juga mengupayakan pembangunan PLTS komunal untuk wilayah kepulauan,” pungkasnya.

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: