Jelang Unas, MTsN Sambirejo Istighotsah

0
898
SAMBUTAN: Kepala MTsN Sambirejo, Sugeng Maryono, SPd, MM (pegang mik) dan Ketua MUI Banyuwangi, KH. Dailami Ahmad dalam acara istighotsah.
SAMBUTAN: Kepala MTsN Sambirejo, Sugeng Maryono, SPd, MM (pegang mik) dan Ketua MUI Banyuwangi, KH. Dailami Ahmad dalam acara istighotsah.

Sekolah MTs Tertua di Banyuwangi


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANGOREJO -Menjelang pelaksanaan ujian nasional (Unas), ratusan siswa kelas IX dan guru Madrah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Sambirejo, Kecamatan Bangorejo, menggelar istghotsah di halaman sekolah setempat, Sabtu (14/4) lalu. Kegiatan yang dimulai pukul 14.30 sampai 17.15, itu dirangkai dengan salat asar berjamaah.

Acara itu dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banyuwangi, KH. Dailami Ahmad. Istighotsah sebagai wahana meminta pada Allah SWT tersebut bertujuan meminta supaya siswa lulus 100 persen. Sekaligus memohon agar bisa menjawab tuntutan peradaban yang semakin maju dan berkembang.

Loading...

Dalam kesempatan tersebut, KH. Dailami Ahmad yang memimpin doa istighotsah , juga memberikan ijazah pada para wali murid dan murid. Ijazah itu berasal dari KH. Harun, yang diterima dari dari KH Usman Surabaya (Istighotsah Nahdhiyyah). Kepala MTsN Sambirejo, Sugeng Maryono, SPd, MM berharap, para siswanya yang akan menempuh Unas bisa lulus 100 persen.

“Kalau berdoa hanya pada Allah SWT,” cetusnya. Sekadar diketahui, MTsN Sambirejo adalah MTs tertua yang ada di Banyuwangi. Ceritanya, pada tahun 1966 silam, Hj. Shinto menawarkan sebidang tanah untuk diwakafkan sebagai sarana pendidikan. Berkat kerja sama dengan tokoh masyarakat, akhirnya pada tahun 1967 berdirilah MTs Agama Islam swasta di Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2