Juara II Olimpiade Geografi

0
392
BANGGA: Kasek dan pembina geografime-ng  angkat piala juara dua olimpiade geografi
BANGGA: Kasek dan pembina geografime-ng angkat piala juara dua olimpiade geografi

SMAN I Genteng Bersaing se Jawa-Bali-NTB dan NTT

GENTENG–Untuk memotivasi siswa jurusan IPS, SMAN I Genteng mengikutsertakan siswanya dalam olimpiade geografiumum. Dalam kegiatan olimpiade yang diikuti siswa-siswi se-Jawa-Bali-NTB dan NTT itu, SMAN I Genteng men-girimkan 10 grup yang setiap grup beranggotakan dua siswa.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pelaksanaan kegiatan babak peny-isihan dilakukan pada Minggu (1/7) di SMAN I Jember. Babak semifinal pada 7- 8 Juli 2012 di Universitas Negeri Malang. Pengiriman peserta olimpiade itu bertujuan mem-perkaya wawasan ilmu geografi, memperoleh juara di bidang akademik, dan juga meningkatkan kepercayaan diri peserta didik.

Peserta dari SMAN I Genteng sukses dalam olimpiade geografiumum itu. Terbukti, delegasinya masuk peringkat kedua. Nilainya hanya kalah tipis dari SMA Denpasar. Kepala Sekolah SMAN I Gen-teng H. Mujib, SPd mengucap-kan selamat terhadap prestasi itu. “Guru dan siswa akan ter-us bekerja keras, berbuat, dan berkarya, demi mewujudkan prestasi gemilang,” tegasnya.

Mujib menambahkan, olimpi-ade geografise-Jawa-Bali-NTB, dan NTT, yang dise-lenggarakan Universi-tas Negeri Malang, itu menjadi ajang untuk mengukur kompetensi siswa secara kredibel. “Khu susnya bidang geografi,” sebutnya. Heni Tridharmi, pem-bina SMAN I Genteng menambahkan, keg-iatan itu setidaknya untuk menyemangati anak-anak didik. Teru-tama siswa jurusan IPS.

“Agar tidak merasa di-anaktirikan,” ujarnya. Selain itu, lanjut dia, para orang tua tida-kakan lagi memaksa anaknya masuk juru-san, yang tidak sesuai minat anaknya. Pada-hal, jurusan IPA atau IPS sama saja. Peluang untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN) ternama dan pelu-ang kerja sama-sama besar bila nanti sudah lulus sekolah. “Seti-daknya imagebahwa jurusan IPS itu jelek, sekarang sudah tidak ada lagi,” harap Heni. (Radar)

Loading...