Keluarkan Dentuman Keras

0
184

SONGGON – Aktivitas Gunung Raung kembali meningkat. Kali ini dentuman keras terdengar hingga radius belasan kilometer. Hal tersebut tentu saja membuat warga yang tinggal di lereng Raung terkejut. Desa Sumberarum dan Desa Sragi, Kecamatan Songgon, misalnya. Warga yang tinggal di dua desa itu banyak yang keluar rumah saat mendengar suara tersebut. Semalam dentuman itu terdengar dua kali. Kepala Pos Pengamatan Gunung Raung di Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Balok Suryadi mengungkapkan, dentuman itu berbeda dengan gemuruh.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“Tadi malam memang dentuman terdengar keras,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Menurut dia, dentuman tersebut disinyalir suara letusan  gunung yang memiliki luas kaldera 800 meter x 1.200 meter itu. Hanya saja, letusan itu tidak sampai menimbulkan petaka.‘’Dentuman berlangsung dua kali, setelah itu tidak ada lagi,”  tegas warga Dusun Krajan, Desa Sragi, itu. Dia juga mengaku mendengar informasi puluhan hewan turun gunung. Hewan-hewan itu lari ke Kecamatan Sumberjambe, Jember.

Sejumlah binatang liar itu turun karena tidak kuat panas. ‘’Bisa jadi hewan-hewan itu kena hawa panas asap Gunung Raung,” terangnya. Dia menjelaskan, sejauh ini angin bertiup ke arah barat. Dengan demikian, asap yang keluar dari gunung terbesar di Pulau Jawa itu mengarah ke wilayah Jember dan sekitarnya. ‘’Angin memang bertiup ke arah barat,” imbuh Balok Suryadi. Sampai saat ini, terang dia, status gunung masih belum berubah, yakni siaga level III. ‘’Masih kita berlakukan aturan di radius 3 kilometer harus bebas dari aktivitas manusia,” pungkasnya. (radar)

Loading...