Kunjungan ke Banyuwangi, Iriana Jokowi Bertemu Guru Paud Hingga Tinjau Produk UMKM

0
404

BANYUWANGI – Ibu Negara Iriana Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (28/1/2019) hari ini. Selama satu hari penuh, istri Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu menghadiri sejumlah kegiatan sosial sekaligus menikmati keindahan alam Banyuwangi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Ny Iriana Jokowi datang bersama Ny Mufidah Jusuf Kalla dan sejumlah istri Menteri Kabinet Kerja yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (Oase).

Tiba di Bandara Banyuwangi, Senin (28/1), Ibu Iriana langsung diajak keliling melihat bandara yang berkonsep green architect pertama di Indonesia.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas yang turut menyambut kehadiran Iriana langsung menjelaskan tentang bandara internasional ini. Tampak dalam acara tersebut Gubernur Jatim Soekarwo beserta istri Nina Soekarwo.

Dalam kunjungannya itu, Ibu Negara mengunjungi sejumlah lokasi, salah satunya Puskesmas Gitik di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi. Di sana, Ibu Iriana kampanye hidup sehat kepada ibu-ibu yang sedang mengikuti sosialisasi tes IVA (inspeksi visual asam asetat) di sana.

“Ibu-ibu harus mulai ajarkan hidup sehat kepada keluarganya. Seperti kurangi produksi sampah plastik, cuci tangan yang benar. Kalau cuci tangan air secukupnya, jangan boros,” kata Iriana.

Sebagai bentuk kampanye, Iriana membagikan doorprize bagi ibu-ibu berupa botol minum. “Mulai sekarang gunakan tumbler, bisa mengurangi sampah plastik,” katanya.

Setelahnya, dia menghadiri acara Parenting Berkarakter yang diikuti ribuan guru PAUD se-Banyuwangi. Dalam kesempatan itu, Ibu Iriana meminta salah satu guru pria untuk mencontohkan bagaimana menangani anak yang tidak bisa diam saat di sekolah, namun dalam bahasa Using, bahasa suku lokal Banyuwangi.

“Ayo pakai bahasa Using ya. Kita harus bangga memakai bahasa daerah,” kata Iriana.

Praktis, Abdul Hakim sang guru lalu memperagakan bagaimana menangani anak yang susah diam saat di kelas. Aksinya yang jenaka, berhasil membuat Ibu Iriana tergelak. “Saya kasih kamu magiccom (penanak nasi-red),” kata Iriana.

Selama di Banyuwangi, Iriana juga menyempatkan diri menikmati keindahan Pantai Solong saat makan siang. Iriana beserta 28 ibu-ibu kabinet kerja berada di sana selama 30 menit.

Usai dari Pantai Solong, Ibu Iriana meninjau produk UMKM Blimbingsari Creative Craft (BBC), yakni perajin manik-manik kawasan Blimbingsari.

Loading...

There were no listings found.