Liburan Imlek Pelabuhan Ketapang Sepi

0
109

KALIPURO – Liburan tahun Imlek yang berdekatan dengan liburan akhir pekan, tampaknya tidak berdampak pada peningkatan aktivitas di pelabuhan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Dalam tiga hari belakangan ini, suasana pelabuhan terlihat sepi dan tidak ada peningkatan aktivitas.

Dalam tiga hari ini pula, kondisi cuaca di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk cukup bersahabat. Meski demikian, tidak ada lonjakan penumpang yang akan berlibur menuju Bali. Manajer Operasional PT. Indonesia Ferry  (Persero) ASDP Ketapang, Ardhi Ekapati mengatakan, tidak hanya di Pelabuhan Ketapang–Gilimanuk saja yang mengalami hal serupa.

Pelabuhan lain seperti Merak-Bakauheni juga mengalami hal yang sama yakni tidak terjadi kemacetan panjang saat long weekend Imlek tahun ini. ”Pelabuhan sepi sejak hari Jumat lalu. Sama seperti hari-hari biasanya, padahal ini long weekend,” kata Ardhi.

Dia menegaskan, kondisi cuaca yang tidak bersahabat dimungkinkan menjadi pemicu mengapa saat ini wisatawan enggan berlibur ke Bali maupun sebaliknya. Prediksi saat Sabtu malam Minggu kemarin akan mengalami peningkatan jumlah kendaraan juga  tidak sampai terjadi. Baik itu sepeda motor, roda empat maupun bus pariwisata juga  tidak mengalami lonjakan yang signifikan.

”Hanya bus pariwisata saja, tapi jumlahnya hanya seberapa yang menyeberang. Hampir semua pelabuhan di Indonesia mengalami  hal yang sama,” kata Ardi. Meski tidak ada lonjakan penumpang, terkait cuaca yang tidak bersahabat pihaknya tetap mengimbau kepada penumpang  untuk ekstra hati-hati.

Menghindari hujan yang terjadi saat sore atau malam hari, dia meminta kepada penumpang yang menggunakan jasa pelayaran sebaiknya pergi  saat pagi atau siang hari saja. ”Lebih baik pergi agi agar terhindar cuaca yang kurang bersahabat,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, untuk memberikan rasa aman saat  Imlek, pengamanan di Pelabuhan Ketapang diperketat. Polsek Kawasan Tanjung Wangi (KPT) menempatkan personelnya di pintu masuk maupun keluar penyeberangan yang menghubungkan Jawa-Bali tersebut.

Kapolsek KPT, AKP Sudarmaji mengatakan, pemeriksaan kendaraan maupun barang bawaan penumpang akan dilakukan. Operasi  tiada hari tanpa razia (THTR) akan digelar di pintu masuk dan keluar Pelabuhan ASDP serta Pelabuhan LCM Ketapang. Targetnya adalah narkoba, senjata tajam maupun senjata api, bahan peledak, serta minuman keras.

”Pemeriksaan digelar secara terus menerus selama 24 jam. Kendaraan yang menyeberang maupun meninggalkan Bali menjadi prioritas untuk diperiksa tanpa kecuali,” tegasnya. (radar)

Loading...