Lobster Menghilang di Perairan Grajagan

0
1724
Lobster
Lobster

PURWOHARJO – Para nelayan Grajagan, Kecamatan Grajagan yang selama ini memburu lobster, banyak yang resah. Selama sepekan terakhir, udang raksasa itu semakin menghilang di daerah Laut Selatan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Lobster dengan berat di atas 300 gram yang sulit ditangkap itu, diduga karena maraknya penangkapan benur (lobster kecil). “Ini gara-gara banyak yang mencari benur, lobster jadi habis,” cetus Kholis, 35, salah satu nelayan Grajagan.

Menurut Kholis, nelayan yang menangkap  benur yang berukuran satu centimeter itu sangat banyak. Bila dibiarkan itu akan merusak ekosistem. “Jika di biarkan lobster bisa punah dan sulit di dapat,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Sugiyono, 50. Nelayan Grajagan ini mengakui sejak lebih sepekan ini kesulitan mendapatkan lobster saat bekerja di laut. Sekali bekerja, hasilnya sangat minim. “Semalam bekerja hanya dapat satu ekor,” cetusnya.

Maraknya orang yang membeli benur, lanjut dia, membuat para nelayan banyak yang memburu anak lobster itu. Mereka lebih memilih menangkap benur karena mudah di dapat dan hasilnya menjanjikan. “Kalau benur ditangkapi, nanti tidak akan ada lagi musim lobster, mukin juga bisa punah,” terangnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last