Mahasiswa Simpan 2.000 Pil Koplo

0
606

BANYUWANGI – Penyalahgunaan obat daftar G semakin merajalela. Bahkan, pelaku sudah merambah ke kalangan terpelajar, seperti mahasiswa. Seperti yang dilakukan Rio Sandi, 19, dan Setyo alias Tyok, oknum mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Banyuwangi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dua pemuda itu terpaksa harus berurusan dengan aparat kepolisian karena kedapatan menyimpan lebih-kurang 2.000 pil treks di jaketnya. Rio ditangkap di jalan raya Kabat dekat Jembatan Tambong. Tyok ditangkap polisi beberapa saat kemudian.

Kepentingan penyidikan, warga Lingkungan Mojoroto, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, itu langsung dikirim ke Satnarkoba Polres Banyuwangi. Penangkapan keduanya bermula saat Rio dan Tyok mengalami kecelakaan di sekitar jalan raya Kabat.

Petugas lalu lintas yang menangani perkara itu langsung membawa Rio ke Pos Lantas Rogojampi untuk diproses. Dia diduga mengalami kecelakaan tunggal malam itu. Tyok langsung kabur usai kejadian. Saat diinterogasi petugas seputar kecelakaan yang dialami, jawaban Tyok ngelantur.

Loading...

Awalnya petugas menduga Rio sedang dalam kondisi mabuk. Namun,  saat polisi memeriksa tubuh pemuda itu, polisi menemukan 2.000 pil treks dalam dua bungkus plastik.  Petugas juga menemukan beberapa bungkus pil trek siap edar.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2