Mangkir Panggilan Polisi, Notaris Singgih Bisa Dipanggil Paksa

0
859
Ilustrasi

BANYUWANGI – Setelah mangkir pada panggilan pertama, penyidik Satreskrim Polres Banyuwangi kembali melayangkan surat panggilan kedua kepada oknum notaris Singgih Kurniawan. Singgih dipanggil penyidik terkait kami dugaan penipuan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kasatreskrim Polres Banyuwangi AKP Sodik Efendi melalui Kanit Pidana Umum (Pidum) Ipda M. Lutfi mengaku telah melayangkan surat panggilan pertama pada Kamis lalu (15/6). Namun, yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan tersebut.

“Panggilan kedua sudah kami kirimkan, tapi masih juga belum hadir,” ungkapnya. Lutfi mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap korban. Jika yang bersangkutan tetap tidak mengindahkan panggilan kedua, pihaknya akan kembali mengirimkan surat pangilan ketiga.

Namun pada panggilan ketiga itu juga akan disertai dengan perintah membawa atau tangkap. ” Kami masih konsultasikan dengan pimpinan, terkait pengiriman surat  panggilan ketiga itu,” jelasnya.

Loading...

Dikonfirmasi melalui telepon seliulernya, kuasa hukum Siti Nurhayati tidak ada jawaban meski nada dering panggilan masuk. Di-SMS juga tidak ada balasan. Seperti pernah diberitakan Jawa Pos Radar Banyuwangi sebelumnya, Singgih Kurniawan terpaksa ditangkap pihak kepolisian karena terjerat kasus penipuan.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Polresta Banyuwangi Tangkap Pembuat Bom Ikan