Melawan Saat Ditangkap, Polisi Tembak Pembegal Ketua IPPNU Banyuwangi

0
831

BANYUWANGI – Satreskrim Polres Banyuwangi berhasil meringkus pelaku begal dengan korban Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Banyuwangi, Rabu (9/1/2019). Polisi bahkan melumpuhkan kaki pelaku dengan tembakan karena melawan saat ditangkap.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pelaku yang diketahui bernama Muhammad Abdul Hamid (22) warga Dusun Pasembon, Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo, tersebut adalah residivis curanmor yang baru saja menghirup udara bebas dari Lapas Singaraja, Bali pada bulan Agustus 2018.

“Pelaku kita amankan di kediamannya yang berada di Desa Sambirejo, Bangorejo, Banyuwangi, berikut barang bukti Handphone dan dompet berisi barang berharga milik korban,” ungkap Kapolres Banyuwangi, AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi.

“Dalam melancarkan aksinya, pelaku hanya seorang diri. Modusnya yaitu, dengan membuntuti korbanya dari belakang dan setelah berada di tempat sepi, pelaku menghadang korban dan meminta barang berharga milik korban,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Banyuwangi, Bara Putri Rianda, (25), warga Dusun Sumbermulyo, Desa Tegaldlimo, Kecamatan Purwoharjo, menjadi korban pembegalan saat melintas di hutan Jatirajak, Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Selasa (1/1/2019).

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
Polresta Banyuwangi Tangkap Pembuat Bom Ikan