Menikmati Jamu di Ruang Tunggu Kantor Bupati Banyuwangi

0
871
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menuang jamu untuk Menko Perekonomian Darmin Nasution di Lounge Pelayanan Publik Kantor Bupati Banyuwangi, Kamis (10/8) malam. Foto: republika.co.id)

BANYUWANGI – Komitmen Pemkab Banyuwangi ini layak ditiru. Di lounge Pelayanan Publik Kantor Bupati Banyuwangi, disediakan camilan kuliner lokal dan jamu. “Ada beras kencur, asam kunyit, dan temulawak,” ujar Kasubag Humas Pemkab Banyuwangi Dini Setyorini, Jumat (11/7).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pada Kamis (10/7) malam, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengajak Menko Perekonomian Darmin Nasution mampir di lounge Pelayanan Publik ini sebelum membuka Festival Taman Nasional dan Wisata Alam di Banyuwangi. “Lounge ini menyediakan minuman tap hari Pak, untuk meneruskan tradisi minuman tradisional orang Indonesia,” ujar Anas kepada Darmin.

Anas menuangkan jamu ke gelas untuk Darmin. “Enak ini Pak,” ujar Darmin setelah menyeruput jamu.

Di pidato pembukaan Festival Taman Nasional dan Wisata Alam, Darmin menyinggung peran pariwisata mengembangkan ekonomi. Darmin melihat terjadi pergeseran pola konsumsi dari membeli barang ke suka berwisata. Maka, melambatnya ekonomi saat ini, menurut Darmin karena faktor ini. Dalam tiga tahun terakhir, menurut Darmin, jalur ke tempat wisata di saat liburan selalu macet.

Loading...

Dalam kesempatan sebelumnya pada pertengahan Juli lalu, Anas menyebut pertumbuhan usaha mikro di Banyuwangi didorong oleh pengelolaan sektor wisata. Banyuwangi konsisten mengelola wisata alam dengan menolak keberadaan hiburan malam. Pada 2010 jumlah pengusaha mikro di Banyuwangi baru 131 ribu. Pada 2016 meningkat menjadi 286 ribu.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last