Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Pemuda di Banyuwangi Pingsan Dikeroyok Sejumlah Anggota Perguruan Silat

pemuda-di-banyuwangi-pingsan-dikeroyok-sejumlah-anggota-perguruan-silat
Pemuda di Banyuwangi Pingsan Dikeroyok Sejumlah Anggota Perguruan Silat

BANYUWANGI, KOMPAS.com – Seorang pemuda bernama Lucky Raihan (18) warga Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, dikeroyok dan dipukuli hingga pingsan saat melintas di Desa/Kecamatan Bangorejo.

Kakak Lucky, Indah Ayu menerangkan, saat kejadian, adiknya tengah melintas sendirian menggunakan motor, seusai mengantarkan sang sang ibu ke Terminal Jajag, dan hendak pulang karena harus bekerja.

“Sesampainya di tempat kejadian, adik saya berpapasan dan diteriaki oleh rombongan anak muda yang pulang dari latihan dengan memakai seragam PSHT,” ungkap Indah kepada Kompas.com yang juga dituangkannya dalam laporan polisi, Senin (19/1/2026).

Baca juga: Dari 19 Remaja Peserta Konvoi Perguruan Silat Diamankan Polres Sidoarjo, Ada 1 Perempuan

Lucky kemudian diberhentikan dan tanpa bertanya, rombongan pemuda yang berjumlah sekitar 10 orang tersebut langsung mengeroyoknya.

Para pelaku menuduh Lucky sebagai anggota perguruan IKS, karena korban memakai kaus atribut IKS, yang kemudian kaus itu direbut paksa dan dibawa oleh para pelaku serta sampai saat ini tidak dikembalikan.

“Tanpa basa basi langsung diberhentiin dan dikeroyok tanpa rasa manusiawi. Adik saya dipukuli sama lebih dari 10 orang,” kata Indah, menceritakan peristiwa yang menimpa adiknya, Minggu (18/1/2026) kemarin.

Baca juga: Konvoi di Sidoarjo, Belasan Remaja Beratribut Perguruan Silat Diamankan Polisi

“Adik saya saat itu tidak bisa membalas dan dihajar terus sampai pingsan,” tambah dia.

Beruntungnya, Lucky ditolong oleh warga yang melerai dan membawanya ke Puskesmas Kebondalem untuk mendapatkan perawatan. Keluarga selanjutnya melapor ke Polsek Bangorejo.

Lucky saat ini telah menjalani visum, dan setelah mendapatkan perawatan di puskesmas, ia diizinkan pulang.

“Keadaan adik saya saat ini tidak ada luka yang benar-benar serius, tapi banyak lebam di tubuhnya, mukanya juga bengap. Keluhan sakitnya banyak di kaki, punggung dan pinggang,” urai Indah.

Baca juga: Anggota Perguruan Silat Keroyok Remaja di Riau, 6 Pelaku Diciduk Polisi

Kini, insiden penganiayaan dan pengeroyokan tersebut telah dilaporkan ke polisi. Ia dan keluarganya berharap keadilan dan para pelaku dapat dihukum dengan sesuai ketentuan yang berlaku, karena perbuatan itu telah mengancam nyawa sang adik.

Sementara itu, dikonfirmasi Kepala Polsek Bangorejo AKP Hariyanto membenarkan insiden tersebut dan laporan peristiwa tersebut telah diterima.

“Iya betul ada laporan masuk dan pelapor sudah diberi tanda bukti lapor,” ujar Hariyanto.

Polisi, kata dia, kini tengah melakukan pendalaman untuk menggali siapa yang bertanggungjawab atas peristiwa tersebut.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang