Pencak Obor Meriahkan Geredoan

0
811

KABAT – Sekitar seratus lebih pemuda menampilkan atraksi dan pencak silat dengan obor yang menyala- nyala. Tradisi unik ini dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad yang di gelar di Dusun Kejoyo, Desa Tambang, Kecamatan Kabat, kemarin malam.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Yang menarik, ritual tahunan itu pun kerap menjadi ajang pencarian jodoh melalui geredoan. Dalam bahasa using geredoan artinya menggoda. Tradisi ini sudah turun-temurun dalam rangkaian peringatan hari Maulid Nabi dan syukuran yang di adakan masyarakat setempat.

Awalnya, geredoan muncul ketika masyarakak Dusun Kejoyo sibuk memepersiapkan ater-ater berupa berkat untuk sanak keluarganya. Rata-tata setiap rumah menyediakan 100 sampai 150 berkat untuk dibagikan.

Nah karena setiap keluarga yang mempersiapkan berkat itu pasti kewalahan, maka mereka pun meminta bantua sanak familynya yang lain datang membantu.

Umumnya mereka yang datang adalah saudara yang masih muda atau gadis. Di saat itulah kemudian terjadi keertarikan antara pemuda sekitar dengan si gadis yang dibawa oleh si pemilik rumah yang sedang membuat berkat.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last